PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Dandenpom Makassar Warning Prajurit, Jaga Sikap di Lapangan dan Tidak Sembarangan di Medsos • TACO dan MD Entertainment Kolaborasi di Film Filosofi Teras • 153 POKMAS Rumah Pangan B2SA di Makassar Didorong Terapkan Pola Konsumsi Sehat • Gubernur Sulsel Tegaskan, Sitti Husniah Talenrang Tetap Jalankan Tugas Selama Belum Ditahan • 4 Pintu Uang Bupati Gowa Dibongkar Polda Sulsel, Jejaknya Mengarah ke Rumah dan Mobil Miliaran • Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama IAMI, Imam Masjid Dunia Satukan Langkah di Jakarta • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Dandenpom Makassar Warning Prajurit, Jaga Sikap di Lapangan dan Tidak Sembarangan di Medsos • TACO dan MD Entertainment Kolaborasi di Film Filosofi Teras • 153 POKMAS Rumah Pangan B2SA di Makassar Didorong Terapkan Pola Konsumsi Sehat • Gubernur Sulsel Tegaskan, Sitti Husniah Talenrang Tetap Jalankan Tugas Selama Belum Ditahan • 4 Pintu Uang Bupati Gowa Dibongkar Polda Sulsel, Jejaknya Mengarah ke Rumah dan Mobil Miliaran • Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama IAMI, Imam Masjid Dunia Satukan Langkah di Jakarta •
Makassar

Ribuan Peserta Munajat Bela Palestina di Makassar Serukan Boikot Produk Israel dan Ikut Gerakan Julid Fisabilillah

705
×

Ribuan Peserta Munajat Bela Palestina di Makassar Serukan Boikot Produk Israel dan Ikut Gerakan Julid Fisabilillah

Sebarkan artikel ini
Ribuan Peserta Munajat Bela Palestina di Makassar Serukan Boikot Produk Israel dan Ikut Gerakan Julid Fisabilillah
Komite Solidaritas (KITA) Palestina bersama elemen masyarakat Sulawesi Selatan dari berbagai Ormas Islam, Pemerintah, Tokoh dan Ulama, sekolah dan pesantren suskes menggelar kegiatan Munajat Bela Palestina, Minggu (17/12/2023).

MAKASSAR—Komite Solidaritas (KITA) Palestina bersama elemen masyarakat Sulawesi Selatan dari berbagai Ormas Islam, Pemerintah, Tokoh dan Ulama, sekolah dan pesantren suskes menggelar kegiatan Munajat Bela Palestina, Minggu (17/12/2023).

Kegiatan ini berlangsung di Masjid Al Markaz Al Islami Makassar, acara dibuka dengan visualisasi melalui teatrikal kondisi Palestina yang disambut antusias seluruh peserta yang hadir.

Munajat Bela Palestina yang dihadiri ribuan peserta dari berbagai kalangan ini, mengundang beberapa pembicara diantaranya H. Muhammad Syarif, Muzayyin Arief, Ustaz Abdul Majid, Ustaz Ridwan Hakim, Ustaz Muh. Yusran Anshar, Ustaz Fahmi Salim Zubair, KH. Sudirman, Ustaz Rahmat Abdurrahman dan lainnya.

“Kami berharap banyak-banyak lembaga, yang membela Pelestina. Kapan lagi kita membela dan siapa lagi yang akan membela kalau bukan kita. Saya mengimbau untuk do’akan saudara kita di salat-salat kita,” kata Kabag Kesra Pemkot Makassar, Muhammad Syarif saat mewakili Walikota Makassar yang berhalangan hadir.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulsel, Muzayyin Arif memberikan orasi pada kegiatan Munajat Bela Palestina. Dia mengajak peserta untuk tetap menghadirkan rasa kepedulian terhadap Palestina.

“Dalam suasana haru yang menyelimuti kita semua terutama setelah menyaksikan tadi situasi yang terjadi di Palestina. Kalau ada yang paling kita khawatirkan hari ini terhadap kondisi yang terjadi di Gaza itu adalah kekhawatiran bahwa kita kehilangan nurani kita, kehilangan sensitifitas kita, melalaikan kewajiban kita terhadap saudara-saudara seiman kita di Palestina,” ungkapnya.

Menurutnya, kita tergerak untuk hadir di sini merawat kita punya nurani, mengokohkan kita punya ukhuwah Islamiyah demi kita tetap dijaga oleh Allah subhanahu wa ta’ala dalam barisan pejuang agamanya.

“Saya sebagai bagian dari perwakilan masyarakat yang ada di pemerintah Sulawesi Selatan sebagai unsur pemerintah, sebagai unsur pimpinan di DPRD Sulawesi Selatan tentu menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para guru-guru kita yang telah menginisiasi dan mengajak kaum muslimin yang ada di selatan ini untuk duduk bersama menghadirkan kepedulian terhadap apa yang terjadi di Palestina,” tegasnya.

Aksi boikot produk-produk Israel juga terus digemakkan oleh para orator dari kalangan tokoh dan ulama dalam Munajat Bela Palestina tersebut. Aksi ini mendapat dukungan dari para peserta untuk komitmen mengikuti arahan para ulama sebagaimana yang diserukan oleh MUI.

“Mari kita ikuti seruan dan imbauan MUI untuk melakukan gerakan boikot terhadap seluruh produk-produk Israel yang mendukung serangan brutal terhadap masyarakat Gaza di Palestina, kita ikut dan kita tidak akan berhenti sekali lagi baik produk Israel langsung ataun perusahaan-perusahaan yang terafiliasi dan memproklamirkan dukungan terhadap serangan atas masyarakat Palestina,” terang Ustaz Rahmat Abdurrahman.

Ustaz Rahmat juga menegaskan bahwa kita akan terus melakukan boikot sampai Palestina mendapatkan kemerdekaan. Ia juga mengajak para peserta untuk ikut dalam gerakan Julid Fi Sabilillah.

“Ayo gaungkan di media sosial kalau sudah boring di media sosial ikut gerakan Julid Fisabilillah. Serang itu akun-akun tentara dan prajurit Israel, jatuhkan mental mereka dan sudah banyak yang tutup akun para tentara Israel,” serunya kepada seluruh peserta yang hadir. (Rl5/AG4Ys)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com