Advertisement - Scroll ke atas
Makassar

Pemkot Makassar Akan Tawarkan Proyek Transportasi Metro Kapsul di MIF 2024

671
×

Pemkot Makassar Akan Tawarkan Proyek Transportasi Metro Kapsul di MIF 2024

Sebarkan artikel ini
Pemkot Makassar Akan Tawarkan Proyek Transportasi Metro Kapsul di MIF 2024
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto rapat bersama Kepala Dinas PM-PTSP, Helmy Budiman.

MAKASSAR—Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM PTSP) berencana menawarkan proyek transportasi Metro Kapsul dalam ajang Makassar Investment Forum (MIF) yang akan diselenggarakan pada 25-28 Juli 2024. Acara ini akan berlangsung di Hotel The Rinra dan berbarengan dengan perhelatan Festival F8.

Kepala Dinas PM-PTSP Makassar, Helmy Budiman, menyatakan bahwa 12 negara telah memastikan kehadiran mereka dalam forum investasi ini.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Negara-negara tersebut adalah Belanda, Italia, Singapura, Filipina, Australia, Amerika Serikat, Jepang, Polandia, Inggris (UK), Uni Emirat Arab (UEA), Malaysia, dan Indonesia.

“Kegiatan ini juga akan dihadiri oleh beberapa kabupaten/kota dari Sulawesi Selatan, seperti Makassar, Parepare, Palopo, serta sejumlah kabupaten seperti Jeneponto, Selayar, Bone, Bulukumba, dan lainnya,” tambah Helmy, Selasa (23/7/2024).

Dalam MIF 2024 ini, Pemkot Makassar akan memperkenalkan tiga proyek strategis utama, yaitu tol layang lingkar dalam, ducting sharing untuk infrastruktur internet, dan transportasi metro kapsul.

Salah satu agenda penting dalam forum ini adalah penandatanganan nota kesepahaman (MoU) untuk proyek Metro Kapsul, dengan nilai investasi yang diperkirakan mencapai Rp4 miliar.

Selain itu, Pemkot juga akan menjalin MoU dengan asosiasi penyedia jasa internet terkait ducting sharing.

Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto, menyampaikan harapannya agar MIF menjadi kesempatan bagi Pemkot Makassar untuk menarik minat investor dalam membiayai proyek-proyek strategis daerah.

Menurut Danny, MIF menjadi peluang emas bagi Makassar dan daerah lainnya di Sulawesi Selatan untuk memperkenalkan proyek strategis masing-masing.

“Kami memberikan ruang khusus bagi Pemkot Makassar dalam menawarkan proyeknya kepada investor. Semoga para bupati dan wali kota yang hadir juga bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk kepentingan daerah masing-masing,” tutup Danny.

Ajang ini diharapkan akan memperkuat daya tarik Makassar sebagai pusat investasi di wilayah Indonesia Timur dan mendorong perkembangan infrastruktur yang modern dan terintegrasi bagi masyarakat. (*/4dv)

error: Content is protected !!