PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Bangunan Diduga Langgar GSB, Distaru Tegaskan Ada PelanggaranDari Keripik Tempe hingga Sapu Rayung, 7 UMK Indonesia Serbu Pasar ChinaYusril Irhaz Doakan Bro Rivai di Usia 59, Sukses Pimpin PTPN IKPK Bongkar Jejak Rp106,3 Miliar, Aliran Dana Diduga Mengarah ke Lingkaran NusronPameran Pusaka Gau Maraja Bone 2026 Hadirkan Koleksi Prabowo dan Fadli ZonJufri Rahman Kukuhkan Pengurus Korpri Enrekang dan Parepare Periode 2026-2031PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Bangunan Diduga Langgar GSB, Distaru Tegaskan Ada PelanggaranDari Keripik Tempe hingga Sapu Rayung, 7 UMK Indonesia Serbu Pasar ChinaYusril Irhaz Doakan Bro Rivai di Usia 59, Sukses Pimpin PTPN IKPK Bongkar Jejak Rp106,3 Miliar, Aliran Dana Diduga Mengarah ke Lingkaran NusronPameran Pusaka Gau Maraja Bone 2026 Hadirkan Koleksi Prabowo dan Fadli ZonJufri Rahman Kukuhkan Pengurus Korpri Enrekang dan Parepare Periode 2026-2031
Bisnis

BCA Raih Kesuksesan dengan Persiapan Matang

909
×

BCA Raih Kesuksesan dengan Persiapan Matang

Sebarkan artikel ini

MEDIASULSEL.com,- Kesuksesan merupakan buah manis dari suatu kerja keras. Mahatma Gandhi pernah bilang, masa depan bergantung pada apa yang kita lakukan hari ini. Artinya, untuk meraih sebuah kesuksesan, seseorang perlu berbenah diri secara terus-menerus.

Bersama tim pilihannya, Welly Yandoko membuktikannya di ajang IMA Marketing Excellence Award 2017. “Total tim saya ada lima orang. Ada yang bertugas melakukan olah data, menyiapkan bahan presentasi serta mengurus administrasi,” ungkap Welly pada Smart-Money.

Sebelum melakukan presentasi di tahap penjurian, Senior Vice President Consumer Loan di PT Bank Central Asia Tbk (BCA) itu hanya punya empat hari untuk mempersiapkan diri.

“Kita lakukan persiapan siang malam. Saya juga harus mempersiapkan diri dengan mempelajari buku Marketing 3.0 yang sangat tebal itu. Tiap hari saya bangun pukul 04.30 untuk mulai membaca buku itu agar bisa menguasainya. Empat hari itu emang saya ngebut untuk belajar,” paparnya.

Selain itu, dalam kurun yang terbilang singkat itu, berkat kerja tim yang solid, Welly berhasil membuat pemetaan dari hulu hingga ke hilir mengenai pihak-pihak yang terlibat dalam lini bisnis Kredit Pemilikan Rumah (KPR) BCA.

Pihak ini mulai dari pemasok (pengembang), bidikan pasar (konsumen kelas atas, menengah, dan bawah), komunitas dan lainnya. Kerja keras itu pun membuahkan hasil masih, Welly lolos penjurian dan menjadi Country Champion of Asia Marketing Exellence Award for Marketing Company of The Year 2017.

bca2

VP Academic IMA Setyo Riyanto mengungkap, peserta yang lolos dan masuk ke tahap seleksi (presentasi) untuk IMA Marketing Excellence Award 2017 adalah BCA, Pegadaian, Pertamina Lubricants, Bank Mandiri, dan PT KAI.

ari seluruh peserta ini, tim juri (Director Tourism IMA & Direktur Service and Facility Airport Angkasa Pura 2 Ituk Herarindri, CEO & Founder PT ElJohn Indonesia Johnnie Sugiarto, Deputy CEO MarkPlus, Inc Jacky Mussry) akan melakukan penilaian menggunakan kriteria tertentu.

Setyo mengungkap, penilaian meliputi aspek stratejik (penilaian pada Brand Management, Product Management, dan Customer Management) dan aspek taktis (Communication, Sales, dan Service). Kriteria tersebut nanti akan digunakan kembali oleh Asia Marketing Federation (AMF) untuk melakukan penjurian di Ubud, Bali pada Mei mendatang untuk ajang lanjutan dengan skala Asia.

“Juri memiliki perspektif masing-masing sesuai bidang kepakaran yang ada, namun mereka (Juri) yang terlibat adalah mereka yang sudah memiliki gelar CPM (Certified Professional Marketer) Asia serta senantiasa mengacu pada format penilaian AMF,” papar Setyo.

Kemudian, nilai penilaian (sesuai Bobot dan Rating) para juri dikonversi dalam skor. “Panitia menerima nilai dalam bentuk skor sehingga kami tak dapat mengetahui secara spesifik faktor apa saja yang menurut masing-masing juri pada akhirnya meloloskan KPR BCA menjadi pemenang,” ungkap Setyo.

Welly ingat, para juri hanya memberi waktu presentasi sebanyak 30 menit dan 15 menit selanjutnya untuk tanya jawab. “Namun dalam kasus saya, seluruh proses berlangsung hampir dua jam. Padahal, untuk presentasi, saya berhasil menyelesaikannya dalam 30 menit,” ujarnya.

Selama sesi tanya jawab, Welly mengaku pokok bahasan berkembang ke banyak hal, termasuk pertanyaan yang menjurus pada kegiatan media sosial, komunitas dan sejenisnya.

“Saya tidak menekuni media sosial. Namun, saya sering mengikuti kegiatan dari divisi-divisi lain dan banyak mendapat informasi sekaligus pengetahuan baru. Dari informasi ini akhirnya saya bisa menguhubungkan sendiri informasi yang saya miliki untuk menjawab pertanyaan para juri,” ungkapnya.

Salah satu Pendiri AMF Hermawan Kertajaya menambahkan,”Tahun ini, BCA menjadi wakil bagi Indonesia untuk menjadi wakil di ajang Asia setelah menjalani seleksi ketat dari kita”.

Sebagai informasi, BCA akan menjadi salah satu dari dua wakil dari Indonesia yang akan bersaing dengan 12 negara lain di Asia di Ubud, Bali pada 19 Mei 2017 mendatang. Untuk acara puncak, pemenang di tingkat Asia akan diumumkan di Mongolia pada September 2017.

Untuk menghadapi babak selanjutnya yang lebih menantang ini, Setyo punya pesan untuk BCA. “Mengingat presentasi disampaikan dalam bahasa Inggris dan juri berasal dari gabungan berbagai negara anggota AMF, kami berharap persiapan bisa lebih matang mengingat biasanya waktu presentasi sangat dibatasi,” katanya.

Untuk menghadapi ajang di tingkat Asia mendatang, Welly akan mencoba melakukan persiapan yang lebih serius dan teliti. “Segala sesuatu yang disiapkan dengan sungguh-sungguh dan teliti pasti akan berbuah manis,” pungkasnya.

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com