MAKASSAR—Dalam semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-44 Satuan Pengamanan (Satpam) tingkat Polda Sulawesi Selatan (Sulsel), suasana penuh haru dan solidaritas terasa di setiap langkah kegiatan.
Hal terlihat di Kelurahan Tambua, Kecamatan Tallo, Makassar, rangkaian acara bertema “kepedulian kemanusiaan” menjadi bukti nyata bahwa profesi Satpam tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga membawa misi kemanusiaan.
Dimulai dengan donor darah yang mengajak partisipasi masyarakat, acara dilanjutkan dengan kunjungan penuh makna ke Panti Asuhan Mutmainah di Jalan Regge 5.
Di panti asuhan ini, senyum-senyum kecil anak-anak menjadi balasan paling tulus atas bantuan berupa Al-Qur’an, mie instan, telur, dan beras yang diserahkan langsung oleh panitia.
Ketua Panitia, Mohammad Adnan, mengungkapkan harapannya agar kegiatan ini mampu menyentuh hati masyarakat. “Hari ini, kami hadir untuk berbagi kebahagiaan dengan anak-anak di Panti Asuhan Mutmainah. Semoga sedikit yang kami berikan dapat membawa manfaat besar bagi mereka,” ujarnya dengan nada penuh kehangatan.
Syukur Sukardi, penanggung jawab kegiatan bakti sosial, menambahkan bahwa aksi ini adalah bentuk nyata rasa syukur Satpam kepada masyarakat. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban dan memberikan semangat bagi mereka yang membutuhkan,” tuturnya.
Tidak hanya itu, acara ini juga dihadiri oleh Kasubdit Satpam Polda Sulsel, AKBP Muchtar, yang menyampaikan rasa bangganya dapat ikut ambil bagian dalam momen penuh makna ini.
“Kami dari Polda Sulsel turut mendukung penuh kegiatan ini. Melalui bantuan ini, kami ingin menunjukkan bahwa kepedulian adalah nilai yang harus terus kita jaga,” ungkapnya.
Namun, kegiatan ini tidak berhenti di panti asuhan. Dengan semangat solidaritas, rombongan melanjutkan kunjungan ke rumah salah satu anggota Satpam, Arwin, di Dusun Data, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa.
Arwin tengah berjuang menghadapi cedera patah kaki akibat kecelakaan tragis di Jalan Landak Lama. Pria yang telah mengabdi sebagai Satpam di Pegadaian sejak 2015 ini menerima kunjungan dengan mata berkaca-kaca.
Ketua APSI (Asosiasi Profesi Satpam Indonesia), Muh. Triyono, menyerahkan santunan sebagai dukungan moral bagi Arwin.
“Kami berharap bantuan ini menjadi penyemangat bagi Arwin untuk terus kuat menghadapi ujian ini. Kami semua ada untuk mendukungnya,” ucap Triyono dengan nada penuh empati.
Kasubdit Satpam, AKBP Muchtar, turut memberikan motivasi kepada Arwin. “Tetaplah tegar dan jangan menyerah. Insya Allah, kesembuhan akan datang. Kami semua mendoakan yang terbaik,” katanya dengan penuh semangat.
Dalam keterbatasannya, Arwin tetap menunjukkan rasa syukur yang mendalam. “Saya tidak pernah menyangka akan menerima perhatian sebesar ini. Terima kasih atas dukungan yang luar biasa ini. Ini menjadi kekuatan bagi saya untuk segera pulih,” ungkapnya dengan suara yang bergetar.
Rangkaian kegiatan HUT Satpam ke-44 ini ditutup dengan harapan besar dari Ketua APSI, Muh. Triyono.
“Semoga momen ini tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga pengingat bagi kita semua akan pentingnya solidaritas dan kepedulian. Satpam bukan sekadar profesi, melainkan pilar yang selalu siap mendukung masyarakat,” pungkasnya.
Hari itu, Satpam tidak hanya terlihat sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sosok dengan hati yang peduli. Momen ini mengingatkan kita bahwa rasa kemanusiaan adalah hal yang harus terus dijaga, di mana pun dan oleh siapa pun. (*)



















