Advertisement - Scroll ke atas
Bantaeng

Pentas Seni MAN Bantaeng, Panggung Kreativitas dan Apresiasi Seni

594
×

Pentas Seni MAN Bantaeng, Panggung Kreativitas dan Apresiasi Seni

Sebarkan artikel ini
Pentas Seni MAN Bantaeng, Panggung Kreativitas dan Apresiasi Seni
Foto bersama usai pelaksanaan Pentas Seni siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bantaeng yang digelar di Lapangan MAN Bantaeng, Rabu (26/2/2025). (Foto: humas Kemenag Bantaeng)

BANTAENG—Pentas Seni siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bantaeng sukses digelar pada Rabu (26/2/2025) di Lapangan MAN Bantaeng. Acara yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 11.30 WITA ini menjadi ajang unjuk kreativitas bagi lebih dari 60 siswa kelas XII sebagai bagian dari ujian praktik mata pelajaran Seni dan Budaya.

Beragam pertunjukan seni dipentaskan, mulai dari Tari Kolosal Pakkarena, Teater Legenda Nenek Pakande, Tari Kreasi Gahme, hingga pertunjukan kolosal kesenian khas Sulawesi Selatan. Selain itu, pameran lukisan bertema Sulawesi Selatan turut menambah semarak acara ini.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kabupaten Bantaeng, Dr. Salam, S.Ag., S.Pd., M.Pd., yang hadir mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini karena dapat mengasah bakat dan minat siswa dalam bidang seni,” ungkap Dr. Salam dalam sambutannya.

Senada dengan itu, Kepala MAN Bantaeng, Muhammad Arif P., S.Ag., MM., M.Pd., juga menekankan pentingnya kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk penilaian akademik tetapi juga sebagai sarana pengembangan bakat siswa.

“Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari ujian praktik Seni dan Budaya, tetapi juga bertujuan untuk menggali serta mengembangkan potensi seni peserta didik,” ujarnya.

Sementara itu, Linah Zulvina Akmal, guru mata pelajaran Seni dan Budaya sekaligus pembina ekstrakurikuler kesenian MAN Bantaeng, mengungkapkan bahwa acara ini sempat mengalami penundaan.

“Awalnya, kegiatan ini direncanakan digelar sehari sebelumnya, namun karena ada kabar duka atas meninggalnya salah satu guru, acara harus ditunda. Meski masih dalam suasana haru, alhamdulillah pentas seni ini tetap bisa berjalan dengan lancar,” tuturnya.

Dengan terselenggaranya pentas seni ini, diharapkan para siswa semakin termotivasi untuk terus mengembangkan bakat seni mereka sekaligus melestarikan budaya daerah. (Ag4ys)

error: Content is protected !!