Advertisement - Scroll ke atas
Islam

Arwah Masuk ke Tubuh Manusia? Ini Kata Islam Soal Kesurupan

2611
×

Arwah Masuk ke Tubuh Manusia? Ini Kata Islam Soal Kesurupan

Sebarkan artikel ini
Arwah Masuk ke Tubuh Manusia? Ini Kata Islam Soal Kesurupan
Ilustrasi seorang pria yang sedang mengalami kesurupan akibat gangguan jin, menggambarkan ekspresi ketakutan dan tekanan batin.

MEDIASULSEL.COM—Fenomena kesurupan sering dikaitkan dengan masuknya arwah orang yang sudah meninggal ke tubuh manusia. Tapi, benarkah itu yang sebenarnya terjadi menurut ajaran Islam? Jawabannya ternyata cukup tegas, dan tidak sesederhana yang banyak dipercaya.

Dalam pandangan Islam, roh orang yang telah meninggal tidak bisa kembali ke dunia. Ketika seseorang wafat, rohnya masuk ke alam Barzakh, yakni alam penantian antara dunia dan akhirat. Al-Qur’an secara gamblang menyatakan:

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

“Hingga apabila datang kematian kepada salah seorang di antara mereka, dia berkata: ‘Ya Tuhanku, kembalikanlah aku (ke dunia), agar aku berbuat amal saleh terhadap yang telah aku tinggalkan.’ Sekali-kali tidak! Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada barzakh sampai hari mereka dibangkitkan.” (QS. Al-Mu’minun: 99–100)

Artinya, tidak ada jalan bagi roh orang mati untuk kembali ke dunia, apalagi sampai masuk ke tubuh manusia yang masih hidup.

Lalu, bagaimana dengan kesurupan yang memang nyata terjadi?

Islam tidak menutup mata soal itu. Kesurupan diakui sebagai sesuatu yang nyata, namun penyebabnya bukan arwah, melainkan gangguan dari jin. Dalam Al-Qur’an juga disebutkan:

“Orang yang makan riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kerasukan setan karena penyakit gila.” (QS. Al-Baqarah: 275)

Ulama besar seperti Ibnu Taimiyah menyatakan bahwa jin bisa benar-benar masuk ke tubuh manusia. Hal ini bukan mitos, melainkan kenyataan yang diakui oleh banyak ulama:

“Masuknya jin ke dalam tubuh manusia adalah hal yang benar adanya, tidak bisa diingkari oleh orang yang berakal.” (Majmu’ al-Fatawa, 19/12)

Imam Ahmad bin Hanbal bahkan pernah menyaksikan langsung jin berbicara melalui orang yang kesurupan, lengkap dengan menyebutkan nama dan asal-usulnya.

Jadi, kalau ada seseorang yang tampak “dirasuki”, besar kemungkinan itu adalah jin yang mengganggu, bukan arwah orang mati yang kembali dari alam kubur.

Nah, keyakinan bahwa arwah bisa gentayangan atau masuk ke tubuh orang hidup ternyata tidak punya dasar dalam Islam. Itu lebih banyak berasal dari kepercayaan lokal, tradisi turun-temurun, atau bahkan pengaruh budaya luar. Syaikh Shalih Al-Fauzan menegaskan:

“Tidak ada dalam Islam yang menyatakan bahwa arwah orang mati berkeliaran atau masuk ke tubuh orang hidup. Ini adalah bagian dari keyakinan batil dan kesyirikan jika sampai meminta bantuan atau berkomunikasi dengan arwah.”

Yang sering disalahartikan sebagai arwah ternyata bisa jadi ulah jin juga. Jin memang dikenal licik, dan mereka bisa menyerupai rupa orang mati untuk menipu manusia. Ibn Qayyim Al-Jauziyah menjelaskan:

“Jin bisa menjelma dan menyerupai rupa orang mati untuk menyesatkan manusia.”

Kesimpulannya cukup jelas bahwa:

  1. Roh orang mati tidak bisa kembali ke dunia.
  2. Kesurupan itu nyata, tapi penyebabnya adalah jin, bukan arwah.
  3. Keyakinan soal arwah gentayangan bertentangan dengan aqidah Islam.
  4. Apa yang tampak seperti arwah bisa jadi hanyalah tipu daya jin.

Masih penasaran soal bagaimana jin bisa masuk ke tubuh manusia, atau bagaimana cara pengobatan kesurupan menurut syariat? Bisa banget, tinggal bilang saja, kita lanjut ke situ. (*)

error: Content is protected !!