PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Menkeu Berganti, Aras Soroti Batas Kewajaran APBN: Jangan Sampai Ambisi Lebih Besar dari Kemampuan FiskalPangkep Raih Rp1 Miliar, Layanan Kesehatan Antar Pemkab Yusran Lalogau Masuk Tiga Besar SulawesiFebrie Masuk Babak Baru, Mantan Jampidsus Segera Hadapi PersidanganJufri Rahman: Ekonomi Sulawesi Tak Bisa Tumbuh Sendiri-sendiriNakes Liukang Kalmas Diminta Disiplin, Jasa Medis Dibayar Berdasarkan Kinerja30 Tahun Berselang, Purnawirawan Polsekta Panakkukang Kembali Rajut KemitraanPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Menkeu Berganti, Aras Soroti Batas Kewajaran APBN: Jangan Sampai Ambisi Lebih Besar dari Kemampuan FiskalPangkep Raih Rp1 Miliar, Layanan Kesehatan Antar Pemkab Yusran Lalogau Masuk Tiga Besar SulawesiFebrie Masuk Babak Baru, Mantan Jampidsus Segera Hadapi PersidanganJufri Rahman: Ekonomi Sulawesi Tak Bisa Tumbuh Sendiri-sendiriNakes Liukang Kalmas Diminta Disiplin, Jasa Medis Dibayar Berdasarkan Kinerja30 Tahun Berselang, Purnawirawan Polsekta Panakkukang Kembali Rajut Kemitraan
Islam

Panduan Ruqyah Mandiri di Rumah

1436
×

Panduan Ruqyah Mandiri di Rumah

Sebarkan artikel ini
Panduan Ruqyah Mandiri di Rumah
Ilustrasi seseorang dalam kondisi spiritual yang rapuh, momen ketika jin bisa dengan mudah masuk, digambarkan lewat ekspresi emosional yang kuat dan suasana kamar yang suram.

MEDIASULSEL.COM—Ruqyah mandiri adalah bentuk perlindungan dan pengobatan spiritual yang bisa dilakukan sendiri, tanpa harus ke “orang pintar” atau ustaz tertentu. Tapi tetap harus serius, konsisten, dan diniatkan karena Allah.

Berikut langkah-langkahnya:

1. Niat dan Persiapan Hati

Semua harus diawali dengan niat. Bukan sekadar ritual, tapi benar-benar minta perlindungan kepada Allah. Jauhkan pikiran dari hal mistis atau berharap “melihat sesuatu”.

Sebelum mulai, pastikan:

  • Dalam kondisi suci (berwudhu)
  • Tempat bersih dan tenang
  • Tidak ada gangguan musik, TV, atau suara lain
  • Kalau bisa, sendirian atau bersama keluarga yang mendukung

2. Bacaan Ruqyah (Bisa Dibaca atau Diputar)

Kamu bisa membacanya langsung atau memutar audio ruqyah dari ustaz terpercaya. Tapi kalau kamu mampu membaca sendiri, itu jauh lebih baik. Berikut ayat-ayat dan doa yang dianjurkan:

Ayat-ayat Al-Qur’an:

  • Al-Fatihah (diulang 3–7 kali)
  • Ayat Kursi (Al-Baqarah: 255)
  • QS. Al-Baqarah: 1–5 dan 284–286
  • QS. Al-A’raf: 117–122
  • QS. Yunus: 81–82
  • QS. Taha: 68–70
  • QS. Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas (masing-masing 3 kali)

Doa-doa Ruqyah:

“A’udzu bi kalimatillahi at-tammati min syarri ma khalaq”
(Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk-Nya)

“Bismillah, arqīka min kulli shay’in yu’dhīka, min sharri kulli nafsin aw ‘aynin hasid. Allahu yasyfīka, bismillah arqīka.”
(Dengan nama Allah, aku ruqyah kamu dari segala sesuatu yang menyakitimu, dari kejahatan setiap jiwa dan mata yang dengki. Semoga Allah menyembuhkanmu. Dengan nama Allah, aku ruqyah kamu.)

Baca semua dengan tartil, tidak terburu-buru. Fokus dan hayati maknanya.

3. Tiupkan dan Usapkan

Setelah membaca ayat atau doa, kamu bisa tiupkan ke telapak tangan lalu usapkan ke tubuh, terutama kepala, dada, dan bagian yang terasa “berat” atau tidak nyaman.

Kalau ruqyah untuk air minum, tiupkan ke air putih setelah membaca ayat-ayat tadi, lalu minum secara rutin.

4. Lakukan Rutin

Ruqyah bukan sekali jadi. Lakukan secara rutin, bisa setiap malam sebelum tidur, atau pagi dan petang sambil menggabungkannya dengan dzikir harian.

Kalau memang ada gangguan jin, biasanya akan muncul reaksi seperti:

  • Mengantuk berat
  • Gelisah
  • Berkeringat
  • Kadang merasa ringan setelahnya

Kalau tidak ada reaksi apa pun, itu bukan berarti gagal. Bisa jadi tubuhmu memang sehat secara spiritual. Yang penting teruskan, karena ini bagian dari penjagaan diri.

  • Jangan minta bantuan jin untuk mengusir jin, ini justru bisa memperparah keadaan.
  • Jangan tergoda ritual aneh atau alat mistis.

Kalau kondisi makin parah, jangan ragu untuk konsultasi ke ustaz yang memang spesialis ruqyah syar’iyyah, bukan dukun bersorban. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com