PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Perang Hotel di Makassar Makin Panas, Artha Kencana Ganti Bendera Jadi Horison InnDari Balik Lapas Polewali, WBP Dibekali Jalan Baru Jadi Pekerja MigranAppi Siapkan Ranch Sapi di TPA Tamangapa, Akhiri Sapi Makan SampahNurma Ditahan, TS Dilepas: Kasus Dugaan Pengeroyokan di Tamalanrea DipertanyakanGedung Pemuda Toraja Utara Tak Lagi Sekadar Tempat Rapat, Kini Jadi Ruang Bisnis Anak MudaBupati Pangkep Bidik Ratusan Ribu Ton Garam, 700 Hektare Lahan Masih MenganggurPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Perang Hotel di Makassar Makin Panas, Artha Kencana Ganti Bendera Jadi Horison InnDari Balik Lapas Polewali, WBP Dibekali Jalan Baru Jadi Pekerja MigranAppi Siapkan Ranch Sapi di TPA Tamangapa, Akhiri Sapi Makan SampahNurma Ditahan, TS Dilepas: Kasus Dugaan Pengeroyokan di Tamalanrea DipertanyakanGedung Pemuda Toraja Utara Tak Lagi Sekadar Tempat Rapat, Kini Jadi Ruang Bisnis Anak MudaBupati Pangkep Bidik Ratusan Ribu Ton Garam, 700 Hektare Lahan Masih Menganggur
Islam

Nuzulul Quran: Sejarah Turunnya Al-Qur’an dan Maknanya bagi Umat Islam

257
×

Nuzulul Quran: Sejarah Turunnya Al-Qur’an dan Maknanya bagi Umat Islam

Sebarkan artikel ini
Nuzulul Quran: Sejarah Turunnya Al-Qur’an dan Maknanya bagi Umat Islam
Ilustrasi Al-Quran sebagai sumber petunjuk dan cahaya bagi umat manusia. Dalam tradisi Islam, kitab suci ini diyakini menjadi pedoman hidup yang membawa keberkahan dan kemuliaan bagi umat yang mengamalkannya. (Ilustrasi/Mediasulsel.com)

MEDIASULSEL.COM—Malam ke-17 Ramadan dikenal luas di kalangan umat Islam sebagai momentum bersejarah: Nuzulul Quran, peristiwa turunnya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW. Peristiwa ini menjadi titik awal risalah Islam yang kemudian mengubah arah peradaban manusia.

Secara bahasa, nuzul berarti turun, sedangkan Al-Qur’an merupakan kitab suci umat Islam yang diyakini sebagai wahyu Allah SWT. Karena itu, Nuzulul Quran dimaknai sebagai peristiwa turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril.

Peristiwa ini terjadi ketika Nabi Muhammad SAW berusia sekitar 40 tahun. Saat itu, beliau sering mengasingkan diri untuk bertafakur di Gua Hira, yang terletak di Jabal Nur, sekitar beberapa kilometer dari Kota Makkah.

Dalam salah satu malam Ramadan, Malaikat Jibril datang membawa wahyu pertama berupa lima ayat awal Surah Al-‘Alaq:

“Iqra’ bismi rabbika alladzi khalaq. Khalaqal insaana min ‘alaq. Iqra’ wa rabbukal akram. Alladzi ‘allama bil qalam. ‘Allamal insaana maa lam ya’lam.”

Ayat tersebut memiliki makna mendalam tentang pentingnya membaca, ilmu pengetahuan, dan proses penciptaan manusia.

Menurut para ulama, Al-Qur’an diturunkan dalam dua tahap. Tahap pertama, Al-Qur’an diturunkan secara keseluruhan dari Lauhul Mahfuz ke Baitul Izzah di langit dunia pada malam Lailatul Qadar di bulan Ramadan. Tahap kedua, wahyu kemudian diturunkan secara bertahap kepada Nabi Muhammad SAW selama sekitar 23 tahun sesuai dengan situasi dan kebutuhan umat.

Peristiwa turunnya Al-Qur’an ini juga disebut dalam firman Allah SWT dalam Surah Al-Baqarah ayat 185:

Syahru Ramadhanal ladzi unzila fihil Qur’an, hudan linnasi wa bayyinatin minal huda wal furqan.”

Artinya, bulan Ramadan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan mengenai petunjuk tersebut serta pembeda antara yang benar dan yang batil.

Sejarah mencatat, sejak wahyu pertama itu turun, Nabi Muhammad SAW mulai menyampaikan ajaran Islam secara bertahap. Pada awalnya dakwah dilakukan secara sembunyi-sembunyi di kalangan keluarga dan sahabat terdekat, sebelum kemudian disampaikan secara terbuka kepada masyarakat Makkah.

Turunnya Al-Qur’an juga membawa perubahan besar dalam kehidupan manusia. Nilai-nilai keadilan, keilmuan, persaudaraan, hingga aturan sosial mulai diperkenalkan dan membentuk peradaban baru yang kemudian menyebar ke berbagai penjuru dunia.

Di Indonesia, peringatan Nuzulul Quran biasanya diperingati setiap malam 17 Ramadan melalui berbagai kegiatan keagamaan, seperti pengajian, khataman Al-Qur’an, ceramah, hingga refleksi spiritual di masjid maupun komunitas masyarakat.

Momentum ini menjadi pengingat bagi umat Islam untuk kembali mendekatkan diri kepada Al-Qur’an, tidak hanya dengan membacanya, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

Bagi umat Islam, Nuzulul Quran bukan hanya peringatan sejarah, melainkan momen untuk meneguhkan kembali hubungan dengan kitab suci yang diyakini sebagai pedoman hidup sepanjang zaman. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com