Advertisement - Scroll ke atas
Sulsel

KAHMI Sulsel Serukan Kedamaian, Minta Konflik Mahasiswa Tak Dibawa ke Isu SARA

490
×

KAHMI Sulsel Serukan Kedamaian, Minta Konflik Mahasiswa Tak Dibawa ke Isu SARA

Sebarkan artikel ini
KAHMI Sulsel Serukan Kedamaian, Minta Konflik Mahasiswa Tak Dibawa ke Isu SARA
Koordinator Presidium Majelis Wilayah (MW) KAHMI Sulsel, Ni'matullah. (Foto: Asri Tadda)

MAKASSAR—Menyikapi konflik antar kelompok mahasiswa daerah yang belakangan memanas di Makassar, Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Sulawesi Selatan angkat suara dan menyerukan perdamaian.

Koordinator Presidium Majelis Wilayah (MW) KAHMI Sulsel, Ni’matullah, mengingatkan bahwa konflik yang bermula dari persoalan pribadi seharusnya tidak digiring menjadi konflik kelompok, apalagi bernuansa suku atau kedaerahan.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

“Kalau ada tindak kriminal antar-personal yang berpotensi memicu konflik horizontal bernuansa SARA, aparat penegak hukum harus bergerak cepat. Jangan sampai seperti sekarang, makin melebar dan memakan korban yang tidak tahu-menahu,” ujar Ulla, sapaan akrab Ni’matullah, Jumat (25/7/2025).

Sebelumnya, bentrokan dipicu masalah pribadi yang kemudian melibatkan organisasi kedaerahan, yakni IPMIL dari Luwu Raya dan kelompok mahasiswa asal Makassar. Bahkan, pada Kamis (24/7), sejumlah orang tak dikenal (OTK) dilaporkan menyisir tiga kampus sambil meneriakkan ancaman kepada mahasiswa asal Luwu Raya. Beberapa ruas jalan juga diramaikan spanduk bernada provokatif.

Ni’matullah mengingatkan semua pihak untuk tidak terpancing oleh provokasi pihak yang ingin memperkeruh keadaan.

“Dalam kondisi seperti ini, banyak yang bisa memancing di air keruh. Hati-hati, jangan mudah tersulut. Biarkan aparat bekerja dan proses hukum berjalan sesuai aturan,” jelasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap rasional dalam menyikapi persoalan yang ada.

“Hanya karena masalah individu, lalu berubah jadi konflik antardaerah, ini sangat disayangkan. Yang rugi kita semua. Jadi mari cerdas menyikapi,” tegas Ketua Partai Demokrat Sulsel itu.

Sebagai pimpinan KAHMI Sulsel, Ulla juga mengajak segenap kader KAHMI untuk terlibat aktif menjaga kondusivitas dan memberi edukasi kepada masyarakat agar tidak terhasut isu-isu berbau SARA.

“Kader KAHMI ada di mana-mana. Mari ambil peran untuk menjaga harmoni, memberi edukasi, dan membantu menciptakan lingkungan yang aman dan tenteram,” pungkasnya. (Cr/Ag4ys)

 

Citizen Reporter: Asri Tadda

error: Content is protected !!