Advertisement - Scroll ke atas
Makassar

Progres Preservasi Jalan Hertasning Mulai Terlihat, Warga Rasakan Dampaknya

334
×

Progres Preservasi Jalan Hertasning Mulai Terlihat, Warga Rasakan Dampaknya

Sebarkan artikel ini
Progres Preservasi Jalan Hertasning Mulai Terlihat, Warga Rasakan Dampaknya
Ruas Jalan Hertasning sepanjang 1,8 kilometer dengan lebar 11 meter itu merupakan bagian dari program peningkatan infrastruktur jalan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Pengerjaannya telah diresmikan Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, pada 17 Desember 2025 lalu dan kini terus berjalan secara bertahap.

MAKASSAR—Progres penanganan preservasi Jalan Paket 1 di Kota Makassar mulai menunjukkan hasil nyata. Salah satu ruas yang kini merasakan dampaknya adalah Jalan Hertasning, jalur vital penghubung Kota Makassar dan Kabupaten Gowa dengan volume lalu lintas yang padat setiap hari.

Ruas Jalan Hertasning sepanjang 1,8 kilometer dengan lebar 11 meter itu merupakan bagian dari program peningkatan infrastruktur jalan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Pengerjaannya telah diresmikan Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, pada 17 Desember 2025 lalu dan kini terus berjalan secara bertahap.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas perbaikan dilakukan di sejumlah titik, khususnya pada badan jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah. Penanganan tersebut mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan para pengguna jalan.

Iksan, pengendara ojek online yang hampir setiap hari melintas di Jalan Hertasning, mengaku kondisi jalan sebelumnya kerap dikeluhkan warga.

“Dulu banyak yang bertanya kapan diaspal, kenapa hanya ditambal pakai paving blok. Sekarang sudah mulai kelihatan progresnya,” ujar Iksan, Selasa (13/1/2026).

Penanggung Jawab Proyek, Bima, menjelaskan bahwa metode pengerjaan dilakukan secara terstruktur dan bertahap. Penutupan dan penambalan pada titik aspal rusak dilakukan sebagai bagian dari persiapan sebelum masuk ke lapisan aspal terakhir.

“Aspal yang rusak kita tutup dulu sebagai pondasi, kemudian dilanjutkan ke tahap finishing atau lapisan akhir,” jelasnya.

Ia menambahkan, pengerjaan juga disertai rekayasa lalu lintas agar aktivitas masyarakat tetap berjalan. Untuk ruas Hertasning hingga Jalan Tun Abdul Razak di Kabupaten Gowa, pekerjaan dilakukan dengan sistem penutupan separuh badan jalan.

“Setelah satu sisi selesai, baru dilanjutkan ke sisi berikutnya. Untuk ruas Hertasning, pengerjaan dimulai sejak Desember dan ditargetkan rampung pada Juni atau pertengahan Juli,” ungkap Bima.

Apresiasi pun datang dari warga sekitar. Nurul Quraini, warga Jalan Hertasning, menyampaikan rasa syukurnya atas perhatian Pemprov Sulsel terhadap perbaikan infrastruktur di wilayah tersebut.

“Terima kasih banyak untuk Pak Gubernur atas perbaikan jalan, khususnya di Hertasning. Ini sangat membantu warga di sekitar sini,” tuturnya.

Diketahui, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman telah melakukan groundbreaking penanganan Preservasi Jalan Paket 1 melalui skema Multi Years Contract (MYC) dengan nilai anggaran sekitar Rp430 miliar.

Program ini mencakup penanganan 13 ruas jalan yang tersebar di empat kabupaten/kota, yakni Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Kabupaten Sinjai, dan Kabupaten Bulukumba, dengan total panjang penanganan mencapai 300,24 kilometer. (Y5l/Ag4ys)

error: Content is protected !!