MAKASSAR—Patroli malam Koramil 1408-08 Makassar membubarkan sekelompok remaja yang pesta minuman tradisional ballo serta mengamankan dua pucuk senjata mainan yang digunakan untuk permainan perang-perangan di jalan, Sabtu malam (7/3/2026).
Kegiatan patroli dipimpin langsung Danramil 1408-08 Makassar Mayor Inf Salahuddin Basir, didampingi Wakil Danramil dengan melibatkan sekitar 20 personel TNI yang bertugas sebagai Babinsa wilayah Koramil Kerung-Kerung. Patroli juga didukung personel Banteng Komando Koramil Kerung-Kerung yang dipimpin Ketua Banteng Komando Kerung-Kerung, M. Yamin.
Kegiatan diawali dengan apel malam di Markas Koramil yang berlokasi di Jalan Kerung-Kerung sebelum tim bergerak menyisir sejumlah ruas jalan yang dianggap rawan permainan perang-perangan di wilayah Kecamatan Makassar.
Danramil 1408-08 Makassar Mayor Inf Salahuddin Basir mengatakan patroli dilakukan untuk menjaga situasi wilayah tetap aman dan kondusif dengan pendekatan persuasif kepada masyarakat.
“Patroli ini bertujuan menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Personel kami juga diinstruksikan untuk bertindak humanis dengan mengimbau anak-anak yang bermain perang-perangan di jalan agar membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing,” ujarnya.
Saat melintas di kawasan Jalan Kerung-Kerung, tim patroli mendapati sekelompok remaja sedang mengonsumsi ballo tidak jauh dari Kantor Polsek Kerung-Kerung. Para remaja tersebut kemudian diberikan pembinaan dan diminta kembali ke rumah masing-masing, sementara minuman yang mereka konsumsi diminta untuk dibuang.
Salah satu personel TNI, Peltu Natan yang juga anggota tim Garnisun Kodim 1408/Makassar, mengingatkan bahwa mengonsumsi minuman keras di tempat terbuka berpotensi memicu keributan.
“Kalau minum di tempat terbuka seperti ini bisa memicu keributan. Lebih baik kalian pulang, jaga kesehatan dan istirahat di rumah masing-masing,” ujarnya kepada para remaja.
Hal senada disampaikan Sertu Ruslan yang turut mengingatkan para remaja agar menghormati suasana bulan Ramadan dengan tidak melakukan aktivitas yang meresahkan masyarakat.
Patroli kemudian berlanjut ke wilayah Maccini Raya dan Jalan Maccini Gusung. Di lokasi ini, petugas mengamankan dua pucuk senjata mainan jenis peluru gel yang kerap digunakan dalam permainan perang-perangan di jalan.
Pemilik senjata mainan tersebut diminta mengambil kembali barangnya di Koramil setelah mendapatkan pembinaan dari aparat.
Personel TNI Serma Kadir yang juga Babinsa Koramil 1408-08 Makassar menjelaskan bahwa penggunaan senjata mainan tersebut tetap memiliki risiko jika digunakan secara sembarangan.
“Walaupun hanya mainan, peluru gel bisa melukai jika mengenai bagian sensitif seperti wajah atau mata,” katanya.
Tim patroli kemudian melanjutkan penyisiran ke kawasan Monginsidi Baru. Di lokasi ini, petugas juga membubarkan sejumlah remaja yang berkumpul di atas jembatan kanal dan mengimbau mereka untuk kembali ke rumah masing-masing.
Patroli berakhir di Jalan Abubakar Lambogo sebelum seluruh personel kembali ke Markas Koramil. Hingga patroli selesai, situasi wilayah Kecamatan Makassar dilaporkan aman dan kondusif.
Aparat juga mengimbau masyarakat, khususnya para remaja, agar tidak melakukan permainan perang-perangan di jalan raya karena dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain. (70n)














