MAKASSAR—Sampah tak lagi sekadar persoalan klasik, tapi peluang ekonomi yang nyata. Lurah Manggala, Syukri Abbas, menantang warganya untuk berhenti mengeluh dan mulai mengelola sampah dari rumah.
Ajakan itu disampaikan Syukri di hadapan jamaah Masjid Al Hidayah, Kecamatan Manggala, usai salat Jumat (17/4)26), didampingi Ketua Masjid Andi Pasamangi Wawo.
“Sampah ini masalah bersama. Tapi kalau dikelola dengan baik, justru bisa jadi sumber nilai ekonomi,” tegasnya.
Ia menjelaskan, kunci utamanya ada pada kebiasaan memilah sampah di tingkat rumah tangga. Sampah organik bisa difermentasi menjadi pupuk, sementara sampah anorganik seperti plastik, kaleng, dan karton bisa ditabung melalui bank sampah, bahkan ditukar menjadi emas lewat program pegadaian.
Manfaat itu, kata Syukri, bukan sekadar teori. Warga RW 05 Kelurahan Manggala sudah merasakannya melalui program urban farming.
“Saya tadi ikut panen terong dan kacang panjang bersama RT dan RW. Pupuknya dari kompos sampah. Kalau ini konsisten, warga tidak perlu lagi ke pasar untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.
Lebih jauh, ia mengungkapkan potensi besar dari pengelolaan sampah di wilayahnya. Kehadiran investor yang akan membangun pembangkit listrik berbahan baku sampah di TPA Tamangapa disebut bakal membawa dampak signifikan, termasuk penyerapan tenaga kerja lokal hingga 70–80 persen.
Menariknya, kebutuhan bahan baku pembangkit listrik itu diperkirakan mencapai 1.000 ton sampah per hari, sementara produksi sampah Kota Makassar saat ini baru sekitar 800 ton.
“Artinya, ke depan bukan lagi kelebihan sampah, tapi justru bisa kekurangan. Ini peluang besar,” jelasnya.
Untuk menutup kekurangan itu, Pemerintah Kota Makassar bahkan telah menjalin kerja sama dengan Kabupaten Maros dan Gowa.
Di akhir, Syukri mengingatkan warga agar tidak hanya berharap manfaat, tetapi juga berkontribusi aktif, mulai dari disiplin membuang sampah hingga membayar retribusi sesuai jadwal melalui RT dan RW.
“Kalau semua bergerak, sampah bukan lagi beban. Tapi berkah untuk Manggala,” pungkasnya. (4pw)














