MAKASSAR – Kecamatan Manggala mematangkan persiapan penerapan sistem penjemputan sampah terpilah yang akan mulai diberlakukan pada 1 Agustus 2026. Seluruh petugas kebersihan yang tergabung dalam Satgas Viar dibekali pemahaman teknis sekaligus peran sebagai ujung tombak edukasi kepada masyarakat.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Camat Manggala, Ahmad, S.Sos., didampingi Kepala Seksi Kebersihan dan Pertamanan, Andi Zul Ashari Kaharuddin, S.STP, di Aula Kantor Kecamatan Manggala.
Rapat difokuskan pada kesiapan operasional penjemputan sampah terpilah, mulai dari mekanisme pelayanan kepada masyarakat, pola kerja petugas di lapangan, hingga kesiapan armada pengangkut.
Salah satu inovasi yang akan diterapkan adalah modifikasi bak kendaraan Viar menjadi tiga kompartemen. Setiap kompartemen diperuntukkan bagi jenis sampah yang berbeda sehingga proses pengangkutan sampah yang telah dipilah masyarakat dapat dilakukan secara lebih efektif tanpa tercampur kembali.
Camat Manggala Ahmad menegaskan, keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada kesiapan pemerintah dan petugas kebersihan, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat untuk memilah sampah sejak dari rumah.
Menurutnya, pemilahan sampah dari sumber menjadi langkah penting dalam mengurangi volume sampah residu yang dikirim ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), sekaligus membuka peluang pemanfaatan kembali sampah melalui proses daur ulang maupun pengolahan lainnya.

Selain bertugas melakukan penjemputan sampah, Satgas Viar juga diharapkan menjadi garda terdepan dalam memberikan edukasi kepada warga mengenai pentingnya pengelolaan sampah berbasis pemilahan.
Melalui rapat koordinasi tersebut, seluruh petugas diharapkan memiliki pemahaman dan standar kerja yang sama saat implementasi program dimulai.
Kecamatan Manggala optimistis kebijakan penjemputan sampah terpilah akan menjadi langkah konkret dalam membangun budaya peduli lingkungan, meningkatkan kualitas pelayanan kebersihan, serta mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan demi terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat. (Ag4ys/4dv)













