Advertisement - Scroll ke atas
Makassar

Manager Rumah Sakit Butuhkan Kompetensi Khusus di Era Disrupsi

609
×

Manager Rumah Sakit Butuhkan Kompetensi Khusus di Era Disrupsi

Sebarkan artikel ini

Makassar, Era Disrupsi, atau saat dimana terjadi perubahan yang mendasar akibat evolusi teknologi yang menyasar semua celah kehidupan manusia, membutuhkan kualitas sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan inovasi agar sebuah usaha mampu bertahan dan unggul, demikian juga halnya dengan rumah sakit.

Hal itu sebagaimana diungkapkan Ketua Panitia Seminar Nasional Perumahsakitan, yang dihelat program Magister Administrasi, Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unhas, Sabtu (29/7) di Four Point Hotel by Sheraton Makassar, Irwandy,SKM.,MSc.PH.,M.Kes.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

“Para manajer rumah sakit saat ini harus memiliki kompetensi dan inovasi serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan yang terjadi dengan cepat sehingga dapat bertahan dan berkembang, Ungkap Irwandy.

Menurut salah seorang pengelola Program Magister Adminstrasi Rumah Sakit (MARS) FKM Unhas, Dr. Fridawaty Rivai, SKM, MARS, dalam seminar yang mengangkat tema “Arah dan Kebijakan Pengembangan Kompetensi Manajer Rumah Sakit di Era Disrupsi” ini diikuti oleh para direktur dan manajer serta semua stakeholder bidang perumahsakitan yang tersebar dari berbagai daerah, baik dari RS Pemerintah, RS Swasta, Klinik, Perguruan Tinggi dan Mahasiswa Magister Perumahsakitan, tidak hanya berasal dari kota makassar saja, namun dari berbagai kabupaten kota yang ada di daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah hingga Kalimantan Timur.

Ketua Departemen Manajemen RS FKM Unhas, Dr. Syahrir A Pasinringi, MS, mengatakan, bahwa seminar yang merupakan rangkaian kegiatan Pra Munas Perkumpulan Institusi Pendidikan Magister Perumahsakitan Indonesia ini, sehari sebelumnya juga telah dilaksanakan Pelatihan Perhitungan Unit Cost Layanan Kesehatan.

Sementara itu selaku ketua Perkumpulan Institusi Pendidikan Magister Perumahsakitan Indonesia (PIPMAPSI), Dr. Ede Surya Darmawan, SKM, MDM menjelaskan, bahwa PIPMAPSI adalah sebuah perkumpulan yang beranggotakan berbagai institusi Pendidikan ternama di Indonesia yang menyelenggarakan Pendidikan magister perumahsakitan yakni UI, UNDIP, UNPAD, UGM, UMY, UNAIR, UB, dan UNHAS yang saling bekerjasama dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat khususnya dibidang perumahsakitan.

Dalam Sambutannya mewakili Dekan III FKM Unhas, Prof.Sukri Palluturi,SKM.,M.Kes.,MSc.PH.,Ph.D mengatakan, bahwa dengan adanya kegiatan seminar ini, diharapkan dapat menjadi upaya aktif perguruan tinggi untuk mendukung kemajuan perumahsakitan di Indonesia dalam menghadapi era disrupsi. Selain itu dapat juga meningkatkan awareness tentang era disrupsi.

” Saya berharap melalui kegiatan ini, dapat memberikan masukan yang konstruktif bagi para pemangku kebijakan perumahsakitan di Indonesia khususnya dalam pengembagan kompetensi manajer rumah sakit di Indonesia,” terang Prof. Sukri.

Hadir sebagai pembicara dalam event ini antara lain, Sekretaris Ditjen Sumber Daya Kementerian IPTEK dan Dikti, Prof. Drs. John Hendri, M.Si., Ph.D. Guru Besar FKM UI, Prof. dr. Amal Chalik Sjaaf, S.KM., Dr.PH, (Ketua Persatuan Manajer Pelayanan Kesehatan Indonesia, Dr. Adib A Yahya, MARS., Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Indonesia, Dr. dr. Kuntjoro AP,M.Kes. Anggota Dewan Penasehat Asosiasi Rumah Sakit Daerah, Dr. Achmad Harijadi, MSc. Dan (Direktur Utama RS Wahidin Sudirohusodo Makassar, Dr. dr. Khalid Saleh Sp.PD., MARS.

Adapun kesimpulan yang dapat diambil sebagaimana disampaikan moderator seminar, Dr.dr.Noer Bahry Noor,MSc dan Dr.dr.A.Indahwaty Sidin,MHSM, yaitu terdapat enam point kompetensi utama yang harus dimiliki oleh seorang manajer RS di Era disrupsi saat ini yakni communication & relationship management, knowledge of healthcare environment, professionalism, business skill & knowledge dan yang terahir adalah leadership & entrepreneurship ungkap para moderator yakni pada akhir sesi pelaksanaan seminar. (*/464ys)

error: Content is protected !!