MAKASSAR – Ketua Umum Pengurus Pusat Persakmi, Prof. Dr. Ridwan Amiruddin menekankan, pentingnya untuk terus meningkatkan kapasitas sekaligus mengupgrade ilmu dan skill bagi tenaga kesehatan.
Hal itu dipaparkan Prof. Dr. Ridwan Amiruddin saat membuka Pelatihan Nasional Healthy Cities (Kota Sehat) Angkatan Kedua yang digelar PERSAKMI Sulsel mulai 31 Agustus sampai 2 September 2018 di Hotel Jolin Makassar.
“Tenaga kesehatan dan staf pemerintah dapat mengikuti perkembangan zaman,” kata Prof. Dr. Ridwan Amiruddin yang juga merupakan Guru Besar Epidemiologi FKM Unhas, Jumat (31/8/2018).
Direktur Diklat PERSAKMI Sulsel, Andi Mansyur Sulolipu, SKM, M.Kes melaporkan, ini merupakan training yang kesekian kalinya yang dilakukan oleh Persakmi Sulsel. Para fasilitator adalah mereka yang berasal dari kalangan akademisi, birokrasi dan praktisi.
Sekitar 30 peserta dari berbagai kabupaten/kota di Indonesia juga beberapa peserta dari kalangan akademisi ternama di Indonesia yaitu, UAD Yogjakarta dan dari Universitas Airlangga Surabaya mengikuti pelatihan ini.
Peserta lainnya adalah berasal dari Luwuk Banggai di Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Gorontalo, Sulawesi Barat misalnya Majene dan Mamasa, Kalimantan Utara, dan beberapa peserta dari Sulawesi Selatan yaitu dari Enrekang dan Luwu.
Narasumber yang tampil memberikan materi adalah Prof. Ridwan Amiruddin, SKM, M.Kes., MSc.PH dan Prof. Dr. Anwar Daud, SKM, M.Kes.
Prof. Sukri Palutturi, PhD yang juga hadir di tengah-tengah acara menyampaikan, “besok setelah kunjungan lapangan, juga dijadwalkan Direktur Kesehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia”. [*/agays]













