MAKASSAR – Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin periode 2022-2026, Prof. Sukri Palutturi, SKM, M.Kes., M.Sc., PH., PhD., resmi mengakhiri masa kepemimpinannya dengan meninggalkan sejumlah capaian strategis yang memperkuat posisi FKM Unhas di tingkat nasional maupun internasional.
Hal itu disampaikan Prof Sukri dalam sambutan serah terima jabatan Dekan FKM Unhas yang berlangsung di Aula Prof. dr. H. Sirajuddin Beku, Gedung C FKM Unhas, Selasa (7/7/2026).
Dalam pidatonya, Prof Sukri menegaskan bahwa seluruh pencapaian yang diraih selama empat tahun terakhir merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa hingga alumni.
“Setiap capaian yang diraih FKM Unhas selama periode ini adalah hasil kerja bersama, dedikasi, dan komitmen seluruh sivitas akademika,” ujarnya.
Di bidang akademik, FKM Unhas berhasil mempertahankan dan meningkatkan kualitas pendidikan melalui raihan Akreditasi Unggul bagi seluruh program studi yang memasuki masa reakreditasi. Selain itu, sejumlah program studi juga sukses memperoleh akreditasi internasional yang semakin memperkuat pengakuan global terhadap kualitas pendidikan di fakultas tersebut.

Kepercayaan masyarakat terhadap FKM Unhas juga terus meningkat. Hal itu ditandai dengan bertambahnya jumlah mahasiswa internasional yang memilih menempuh pendidikan di FKM Unhas.
Sementara di sektor kemahasiswaan, prestasi mahasiswa menunjukkan tren positif yang berdampak pada peningkatan peringkat kemahasiswaan fakultas di tingkat nasional.
Tak hanya itu, pembangunan Gedung C FKM Unhas menjadi salah satu warisan penting selama masa kepemimpinan Prof Sukri. Kehadiran gedung baru tersebut diharapkan mampu menunjang aktivitas pembelajaran, penelitian, dan pelayanan akademik bagi generasi mendatang.
Dalam aspek tata kelola, FKM Unhas juga mencatat prestasi membanggakan. Selama dua tahun berturut-turut, fakultas ini berhasil masuk penilaian Tim Penilai Nasional dalam pembangunan Zona Integritas, yang mencerminkan komitmen terhadap transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan publik.
Prestasi lainnya yang menjadi sorotan adalah keberhasilan FKM Unhas menjadi fakultas dengan capaian target kinerja terbaik di lingkungan Universitas Hasanuddin selama dua tahun berturut-turut, yakni 2024 dan 2025.
Menurut Prof Sukri, pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa budaya kerja yang berorientasi pada mutu, kolaborasi, dan akuntabilitas telah tumbuh menjadi kekuatan institusi.
Menutup masa jabatannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh sivitas akademika dan pimpinan Universitas Hasanuddin yang telah memberikan dukungan selama masa kepemimpinannya.
Ia berharap fondasi yang telah dibangun dapat menjadi modal bagi FKM Unhas untuk terus berkembang sebagai institusi pendidikan kesehatan masyarakat yang unggul, berdaya saing global, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan kesehatan di Indonesia maupun dunia.
“Yang terpenting bukan hanya menuntaskan program kerja, tetapi juga mewariskan nilai, budaya, dan fondasi yang kuat bagi generasi penerus,” tutupnya. (Ag4ys)













