PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Polda Sulsel Bekuk 17 Tersangka Penimbun BBM BersubsidiBBM Langka di Jeneponto, Paris Yasir Minta OPD Tidak Hanya Andalkan LaporanPerang Kelompok Berulang, Aditarina-Bitowa Lama Sepakat BerdamaiBPKP Turun ke Bone, Penyidikan Dugaan Korupsi PDAM Masuk Babak SeriusSurat DPP NasDem Sudah di DPRD Jeneponto, Pergantian Ketua Tinggal Tunggu ParipurnaPlt. Camat Manggala Turun Tangan Redam Bentrokan, Anak Sekolah Jadi PerhatianPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Polda Sulsel Bekuk 17 Tersangka Penimbun BBM BersubsidiBBM Langka di Jeneponto, Paris Yasir Minta OPD Tidak Hanya Andalkan LaporanPerang Kelompok Berulang, Aditarina-Bitowa Lama Sepakat BerdamaiBPKP Turun ke Bone, Penyidikan Dugaan Korupsi PDAM Masuk Babak SeriusSurat DPP NasDem Sudah di DPRD Jeneponto, Pergantian Ketua Tinggal Tunggu ParipurnaPlt. Camat Manggala Turun Tangan Redam Bentrokan, Anak Sekolah Jadi Perhatian
Opini

Kemerdekaan dan Transformasi Mutu Kesehatan Masyarakat

105
×

Kemerdekaan dan Transformasi Mutu Kesehatan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Prof Sukri
Guru Besar dan Dekan Sekolah Pascasarjana Unhas, Prof. Sukri Palutturi, SKM, M.Kes., M.Sc.PH, PhD. (Foto: Ist)

OPINI – 17 Agustus menjadi momentum untuk kembali memaknai kemerdekaan secara lebih luas. Kemerdekaan bukan sekadar terbebas dari penjajahan, tetapi juga tentang kemampuan bangsa memastikan setiap warga negara memiliki kesempatan yang adil untuk hidup sehat, produktif, bermartabat, dan sejahtera.

Dalam konteks pembangunan nasional, kesehatan masyarakat merupakan salah satu fondasi utama kemajuan bangsa. Kita tidak mungkin membangun sumber daya manusia yang unggul tanpa masyarakat yang sehat. Indonesia juga tidak dapat disebut maju jika masih terdapat kesenjangan dalam akses, kualitas, dan keberlanjutan pelayanan kesehatan.

Karena itu, momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia hendaknya menjadi pengingat bahwa peningkatan mutu kesehatan masyarakat harus terus menjadi agenda bersama. Mutu kesehatan tidak hanya diukur dari ketersediaan fasilitas pelayanan kesehatan, tetapi juga dari sejauh mana pelayanan tersebut mampu menjangkau masyarakat, menjawab kebutuhan, memberikan manfaat, dan meningkatkan kualitas hidup.

Kita perlu terus memperkuat paradigma kesehatan yang tidak hanya berfokus pada kuratif dan rehabilitatif, tetapi juga memberi perhatian lebih besar pada aspek promotif dan preventif. Membangun masyarakat yang sehat berarti membangun kesadaran, menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan, memperkuat literasi kesehatan, mencegah penyakit, serta memberdayakan masyarakat agar mampu mengambil keputusan yang tepat bagi kesehatan diri, keluarga, dan lingkungannya.

Di tengah perubahan demografi, perkembangan teknologi, meningkatnya tantangan penyakit tidak menular, persoalan kesehatan lingkungan, serta berbagai masalah sosial yang semakin kompleks, pembangunan kesehatan membutuhkan inovasi, kolaborasi, dan kepemimpinan yang kuat.

Perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam proses tersebut. Sebagai bagian dari Universitas Hasanuddin, kita tidak hanya bertanggung jawab mengembangkan ilmu pengetahuan, tetapi juga memastikan pengetahuan tersebut dapat diterjemahkan menjadi kebijakan, inovasi, dan praktik yang memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Semangat Merdeka Belajar, penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat harus terus diarahkan untuk menjawab persoalan kesehatan yang nyata. Ilmu pengetahuan tidak boleh hanya hadir di ruang kelas dan ruang akademik, tetapi juga harus hadir di tengah masyarakat sebagai solusi, penguat kapasitas, dan pendorong peningkatan kualitas kehidupan.

Kemerdekaan juga mengajarkan pentingnya gotong royong. Peningkatan mutu kesehatan masyarakat tidak dapat dilakukan oleh satu institusi atau kelompok saja. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, tenaga kesehatan, masyarakat, sektor swasta, organisasi profesi, dan seluruh pemangku kepentingan.

Mari menjadikan peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai momentum untuk memperkuat komitmen bahwa setiap warga negara berhak memperoleh kehidupan yang sehat dan pelayanan kesehatan yang bermutu.

Sebab, pada akhirnya, ukuran kemajuan sebuah bangsa bukan hanya seberapa tinggi pertumbuhan ekonominya atau seberapa maju teknologinya, tetapi juga seberapa sehat, sejahtera, dan berdaya masyarakatnya.

Dari Universitas Hasanuddin, mari terus menyalakan semangat pengabdian, memperkuat kolaborasi, menghadirkan inovasi, dan berkontribusi membangun sistem kesehatan yang lebih bermutu, inklusif, tangguh, dan berkeadilan.

Indonesia yang merdeka adalah Indonesia yang masyarakatnya sehat.

Indonesia yang maju adalah Indonesia yang mampu memastikan tidak seorang pun tertinggal dalam memperoleh kehidupan yang sehat dan bermartabat.

Dirgahayu ke-81 Republik Indonesia.

Mari terus bergerak bersama untuk Indonesia yang lebih sehat, kuat, dan berkeadilan.

Merdeka!

Penulis:
Prof. Sukri Palutturi, SKM, M.Kes., M.Sc.PH, PhD
(Guru Besar dan Dekan Sekolah Pascasarjana Unhas)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Kirim Komentar

📢 Mohon utamakan adab, etika, dan sopan santun dalam berkomentar. Semua komentar akan melewati proses moderasi sebelum diterbitkan.

Konten dilindungi © Mediasulsel.com