Advertisement - Scroll ke atas
Makassar

Kepala Divisi Politik Uni Eropa, Ingin Tahu Fenomena Kotak Kosong di Makassar

559
×

Kepala Divisi Politik Uni Eropa, Ingin Tahu Fenomena Kotak Kosong di Makassar

Sebarkan artikel ini
Kepala Divisi Politik Uni Eropa, Ingin Tahu Fenomena Kotak Kosong di Makassar
Kepala Divisi Politik, Media dan Informasi Uni Eropa Rafael De Bustamante Tello menemui Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto, di kediamannya, Jl. Amirullah, Rabu, 5 September 2018. (Foto: Istimewa)

MAKASSAR – Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menerima Kepala Divisi Politik, Media dan Informasi Unieropa di kediamannya, Jl. Amirullah, Rabu, (5/9/2018).

Kepala Divisi Politik, Media dan Informasi Uni Eropa Rafael De Bustamante Tello, melakukan pertemuan terkait pembahasan proyek kerjasama perkotaan bersama Sevilla serta perkembangan kota Makassar saat ini.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Namun, Rafael terlihat begitu tertegun atas fenomena kemenangan kotak kosong pada proses demokrasi Pilkada kota Makassar. Ia tertarik mengetahui lebih jauh tentang hal tersebut.

“Kami juga ingin tahu lebih dalam bagaimana bisa ‘kotak kosong’ menjadi pemenang dalam proses Pilkada di Makassar,” kata Rafael.

Danny sapaan wali kota menanggapi santai hal tersebut. Menurutnya, ada proses pendidikan politik yang didapatkan masyarakat.

“Kotak Kosong sendiri semacam atase politik Uni Eropa. Fenomenan kotak kosong tidak pernah terjadi sebelumnya”

“Uni Eropa ingin menjadikan Makassar sebagai contoh. Uni Eropa memang sudah empat kali datang akhir-akhir ini,” kata Danny mengungkapkan hasil pertemuannya dengan Rafael.

Walikota Danny menyampaikan bahwa secara demokrasi, hal ini menunjukkan kecerdasan politik warga Makassar dan Sulawesi Selatan umumnya.

Karakter lokal yang merdeka menentukan pilihan figur siapa yang menurut mereka yang lebih layak menjadi pemimpin.

Sehingga, ketika dihadapkan pada Kandidat tunggal dalam Pilkada, mereka secara sadar bisa menentukan setuju atau tidak setuju dengan kandidat yang ada.

“Perubahan politik yang sangat cepat membuat masyarakat semakin cerdas. Masyarakat butuh pemimpin yang memiliki kerja-kerja nyata dan terbukti. Bukan hanya sekedar cerita kosong,” papar Danny. [*/agays]

error: Content is protected !!