PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Menkeu Berganti, Aras Soroti Batas Kewajaran APBN: Jangan Sampai Ambisi Lebih Besar dari Kemampuan FiskalPangkep Raih Rp1 Miliar, Layanan Kesehatan Antar Pemkab Yusran Lalogau Masuk Tiga Besar SulawesiFebrie Masuk Babak Baru, Mantan Jampidsus Segera Hadapi PersidanganJufri Rahman: Ekonomi Sulawesi Tak Bisa Tumbuh Sendiri-sendiriNakes Liukang Kalmas Diminta Disiplin, Jasa Medis Dibayar Berdasarkan Kinerja30 Tahun Berselang, Purnawirawan Polsekta Panakkukang Kembali Rajut KemitraanPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Menkeu Berganti, Aras Soroti Batas Kewajaran APBN: Jangan Sampai Ambisi Lebih Besar dari Kemampuan FiskalPangkep Raih Rp1 Miliar, Layanan Kesehatan Antar Pemkab Yusran Lalogau Masuk Tiga Besar SulawesiFebrie Masuk Babak Baru, Mantan Jampidsus Segera Hadapi PersidanganJufri Rahman: Ekonomi Sulawesi Tak Bisa Tumbuh Sendiri-sendiriNakes Liukang Kalmas Diminta Disiplin, Jasa Medis Dibayar Berdasarkan Kinerja30 Tahun Berselang, Purnawirawan Polsekta Panakkukang Kembali Rajut Kemitraan
Internasional

Pesawat MH370 diduga Jatuh Akibat Pilot Bunuh Diri

770
×

Pesawat MH370 diduga Jatuh Akibat Pilot Bunuh Diri

Sebarkan artikel ini
Pesawat MH370

MALAYSIA – Mantan perdana menteri Malaysia Najib Razak mengatakan, Rabu (19/2), Malaysia tidak pernah mengesampingkan kemungkinan bahwa pesawat Malaysian Airlines dengan nomor penerbangan MH370 sengaja telah dijatuhkan oleh pilotnya sendiri.

Najib, yang menjadi perdana menteri ketika pesawat itu hilang dengan 236 penumpang dan awaknya hampir enam tahun lalu, memberikan komentar atas pernyataan mantan perdana menteri Australia Tony Abbott. Abbott mengatakan para pemimpin Malaysia sejak awal telah mempertimbangkan kemungkinan bahwa Kapten Zaharie Ahmad Shah mungkin telah melakukan pembunuhan massal.

“Pengertian yang saya peroleh dari para pemimpin tingkat tinggi Malaysia sejak awalnya adalah bahwa mereka berpendapat peristiwa itu kemungkinan aksi bunuh diri yang dilakukan oleh pilotnya,” kata Abbott dalam film dokumenter tentang tragedi itu yang dibuat oleh Sky News dan disiarkan pada Rabu.

Kata Najib kepada portal berita Free Malaysia Today, para pejabat Malaysia telah mempertimbangkan skenario itu ketika penyelidikan sedang berlangsung, tetapi memutuskan tidak mengumumkannya kepada publik.

“Akan sangat tidak adil dan tidak bertanggung jawab secara hukum, karena kedua kotak hitam pesawat itu belum ditemukan, dan karenanya tidak ada bukti yang meyakinkan bahwa pilot lah yang sepenuhnya bertanggung jawab atas hilangnya pesawat itu,” kata Najib.  [voa]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com