PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Hasbi Syamsu Ali Kawal Atlet Gateball Sulsel di Kejurnas 2026, Bidik Pra-PON 2028 • Kapolda Sulsel Siapkan Diklat “Sadar Diri” 7 Hari bagi Pelaku Perkelahian Kelompok di Makassar • Warga Makassar Minta Pasar Murah Lebih Sering, GPM Digelar Tiga Kali Sepekan • 26 Tahun Biznet, Perkuat Infrastruktur Digital di Sulawesi dan Kembangkan AI Center • KONI Bone Buka Rincian Seragam Porprov Rp900 Ribu, Harga Pasar Disebut Hanya Rp500 Ribuan • Sambut HUT ke-46 Satpam, Shooting Championship 2026 Bidik 100 Peserta di Makassar • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Hasbi Syamsu Ali Kawal Atlet Gateball Sulsel di Kejurnas 2026, Bidik Pra-PON 2028 • Kapolda Sulsel Siapkan Diklat “Sadar Diri” 7 Hari bagi Pelaku Perkelahian Kelompok di Makassar • Warga Makassar Minta Pasar Murah Lebih Sering, GPM Digelar Tiga Kali Sepekan • 26 Tahun Biznet, Perkuat Infrastruktur Digital di Sulawesi dan Kembangkan AI Center • KONI Bone Buka Rincian Seragam Porprov Rp900 Ribu, Harga Pasar Disebut Hanya Rp500 Ribuan • Sambut HUT ke-46 Satpam, Shooting Championship 2026 Bidik 100 Peserta di Makassar •
NewsPeristiwa

7 Korban Tewas Kecelakaan Perahu Paspampres di Kalteng Ditemukan

655
×

7 Korban Tewas Kecelakaan Perahu Paspampres di Kalteng Ditemukan

Sebarkan artikel ini
Perahu Paspampres

Sedikitnya tujuh orang tewas dalam kecelakaan yang melibatkan speedboat (perahu motor cepat) milik TNI Angkatan Darat dengan long boat yang berpenumpang rombongan dari Taman Nasional Sebangau.

Kasubag Hubungan antar Media Humas Basarnas, Yusuf Latif, menyebut seluruh korban tewas dalam kecelakaan perahu motor yang ditumpangi Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) dan rombongan Taman Nasional Nasional Sebangau, sudah ditemukan.

Yusuf menyebut tujuh dari 27 penumpang menjadi korban dalam kecelakaan yang terjadi di Sungai Sebangau Keteng Bangkirai, Kecamatan Sabangau, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Senin (9/3), dinyatakan meninggal. Diberitakan sebelumnya, dua orang masih hilang hingga pukul 21.30 WIB kemarin. Dua puluh penumpang lainnya selamat.

Yusuf belum bisa merinci dua jenazah yang terakhir ditemukan merupakan penumpang dari perahu motor yang mengangkut Paspampres atau rombongan dari Taman Nasional Sebangau. Namun seluruh jenazah yang menjadi korban kecelakaan tersebut telah teridentifikasi.

“Ini belum kami konfirmasi dengan dua jenazah terakhir apakah dari penumpang dari speedboat Paspampres atau longboat Taman Nasional Sebangau. Sudah (teridentifikasi), telah dibawa ke rumah sakit,” ujarnya.

Yusuf membenarkan salah satu dari tujuh korban yang ditemukan meninggal dunia atas kecelakaan tersebut adalah Dandim 1011/Kuala Kapuas, Letkol Kav Bambang Kristianto Bawono.

Kecelakaan terjadi antara long boat L300 milik Taman Nasional Sebangau dengan speedboat TNI Angkatan Darat yang ditumpangi Paspampres yang sedang melakukan pengecekan lokasi guna pengamanan kunjungan Raja Willem-Alexander dan Ratu Maxima dari Kerajaan Belanda.

Berikut nama korban meninggal dunia atas kecelakaan tersebut yaitu, Umrotus Sholihah, Tyas Novianti, Abdi Darmasyah, Bambang Kristianto Bawono, Ibnu Yudistira Hendrawan, Mutiara, dan Mansyah.

Sementara juru bicara Kementerian Luar Negeri, Teuku Faizasyah mengatakan dua orang yang merupakan tim dari Kedutaan Besar Belanda turut menjadi korban. Namun, keduanya dilaporkan selamat dan telah mendapat perawatan di rumah sakit setempat.

“Yang saya tahu adalah mereka yang bekerja di Kedutaan Besar Belanda di Jakarta. Saya tidak tahu apakah mereka warga Indonesia yang bekerja atau warga Belanda sendiri. Itu yang belum saya dapatkan konfirmasi. Tapi kalau informasi yang saya tangkap tampaknya memang warga Belanda,” ujarnya . [voa]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com