CIBUBUR — Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (Pengprov Pergatsi) Sulawesi Selatan, Ir. H. Hasbi Syamsu Ali, MM, mengawal langsung perjuangan atlet Sulsel pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Gateball XIII Tahun 2026 di Lapangan RS Olahraga Cibubur, Jakarta, Selasa (20/10/2026).
Kehadiran Hasbi bukan sekadar memberi dukungan kepada atlet yang membawa nama Sulawesi Selatan. Kejurnas ini juga menjadi momentum untuk mengukur hasil pembinaan sekaligus mematangkan persiapan menghadapi Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON) XXII/2028 di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat.
Sebanyak 747 atlet dari 28 provinsi mengikuti Kejurnas Gateball XIII. Ajang tersebut dibuka Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, bersama Ketua Umum PB Pergatsi Diana Kusumastuti, Ketua Harian PB Pergatsi Khalawi Abdul Hamid, dan Ketua Panitia Yuslan.
Tujuh Nomor Jadi Ajang Uji Kemampuan
Hasbi mengatakan, keikutsertaan Sulsel dalam kejurnas merupakan bagian dari komitmen Pergatsi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan daya saing atlet.
“Kehadiran kami di sini adalah wujud komitmen penuh untuk mengawal perjuangan para atlet yang membawa nama baik Sulawesi Selatan. Kejurnas ini merupakan ajang pembuktian dari pembinaan yang telah kita lakukan secara konsisten. Kami optimistis, dengan kerja keras dan sportivitas yang tinggi, kontingen Sulsel mampu memberikan performa terbaik dan meraih prestasi maksimal,” ujar Hasbi.
Pada kejuaraan kali ini, kontingen Sulsel mengikuti tujuh nomor pertandingan dalam tiga kategori, yakni tunggal putra dan tunggal putri; double campuran, triple campuran, dan beregu campuran; serta triple putra dan beregu putra.
Keikutsertaan di tujuh nomor tersebut menjadi kesempatan bagi atlet untuk menguji kemampuan teknis, kekompakan tim, dan kesiapan mental menghadapi pesaing dari berbagai daerah.
Bagi Hasbi, hasil pertandingan juga penting sebagai bahan evaluasi. Pengurus dapat melihat perkembangan kemampuan atlet, mengidentifikasi kekurangan, dan menentukan langkah pembinaan yang lebih terarah.
Pra-PON 2028 Jadi Target Berikutnya
Pergatsi Sulsel menjadikan Kejurnas Gateball XIII sebagai salah satu pijakan untuk mematangkan persiapan menuju Pra-PON 2028. Evaluasi dari setiap pertandingan diharapkan membantu pengurus menyusun strategi pembinaan sesuai kebutuhan atlet dan nomor pertandingan.
“Ini adalah langkah awal yang sangat penting. Melalui evaluasi dari kejurnas ini, kita akan terus mematangkan kesiapan atlet demi menghadapi Babak Kualifikasi PON XXII/2028 NTT–NTB mendatang,” tegasnya.
Selain menjadi ajang evaluasi menuju Pra-PON, kejurnas ini juga memiliki arti strategis bagi pengembangan gateball Indonesia. PB Pergatsi menargetkan kompetisi tersebut menjadi sarana menjaring atlet potensial untuk dipersiapkan mengikuti turnamen internasional di India, Hong Kong, Thailand, dan Australia.
PB Pergatsi juga mendorong upaya agar gateball dapat dipertandingkan pada SEA Games 2027 di Malaysia dan SEA Games 2029 di Singapura. Indonesia turut direncanakan menjadi tuan rumah kejuaraan South East Asia Gateball pada Mei 2027.
Bagi Sulawesi Selatan, peluang tersebut menjadi dorongan untuk memperkuat pembinaan dan meningkatkan pengalaman bertanding atlet di level yang lebih tinggi.
Hasbi berharap, perjuangan kontingen Sulsel di Cibubur dapat menghasilkan penampilan terbaik sekaligus memberikan gambaran mengenai kesiapan tim menghadapi agenda berikutnya.
Dengan evaluasi yang berkelanjutan, Pergatsi Sulsel menargetkan pembinaan yang semakin terarah agar atlet mampu bersaing dan membawa nama daerah dalam Pra-PON 2028 maupun kompetisi gateball tingkat nasional lainnya. (Cr/Ag4ys)
Citizen Reporter: Asri Tadda













