PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • Selamat Memperingati Hari Listrik Nasional ke-81, 27 Oktober 2026, dan Hari Sumpah Pemuda ke-98, 28 Oktober 2026. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • ABUJAPI Sulsel Sambangi Rumah Satpam RSUD Maros yang Mundur, Hariman: Jangan menyerah! • 163 Mahasiswa Unhas Ikuti Diklat Ekonomi Islam XVI KSEI FoSEI • Pakar Ekonomi Buka Suara Soal Dampak Rencana Pajak Digital • GenBI UNM Gelar Gen Future Fest Siapkan Anggota Masuk Dunia Kerja • Kapolsek Ganra Ingatkan Santri Ponpes Shiratal Mustaqiem Jauhi Judol dan Narkoba • FKM Unhas Edukasi Warga Pulau Barrang Lompo Mencegah Penyakit Lingkungan • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • Selamat Memperingati Hari Listrik Nasional ke-81, 27 Oktober 2026, dan Hari Sumpah Pemuda ke-98, 28 Oktober 2026. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • ABUJAPI Sulsel Sambangi Rumah Satpam RSUD Maros yang Mundur, Hariman: Jangan menyerah! • 163 Mahasiswa Unhas Ikuti Diklat Ekonomi Islam XVI KSEI FoSEI • Pakar Ekonomi Buka Suara Soal Dampak Rencana Pajak Digital • GenBI UNM Gelar Gen Future Fest Siapkan Anggota Masuk Dunia Kerja • Kapolsek Ganra Ingatkan Santri Ponpes Shiratal Mustaqiem Jauhi Judol dan Narkoba • FKM Unhas Edukasi Warga Pulau Barrang Lompo Mencegah Penyakit Lingkungan •
SainsVideo

Kok Bisa, Batu Tertua di Bumi Malah ditemukan di Bulan

12173
×

Kok Bisa, Batu Tertua di Bumi Malah ditemukan di Bulan

Sebarkan artikel ini

SAINS—Para ilmuwan telah menemukan batu tertua dari Bumi–digali bersama sampel bulan yang dikumpulkan oleh astronot Apollo 14, hampir 50 tahun lalu.

Namun, ada yang aneh dari penemuan ini. Bagaimana bisa batu dari Bumi berakhir di Bulan?

Menurut para peneliti, kemungkinan ada hantaman besar sekitar empat miliar tahun lalu yang membuat batu tersebut terlempar dari Bumi dan kemudian mendarat di permukaan Bulan.

Ia tercampur dengan material lainnya di sana hingga manusia kemudian membawanya kembali ke Bumi tanpa sengaja.

“Ini adalah penemuan luar biasa yang membantu memberikan gambaran yang lebih baik mengenai Bumi di masa lalu, serta hantaman-hantaman yang mengubah planet kita di awal kehidupannya,” papar Dr David Kring, Kepala Investigator Center for Lunar Science and Exploration (CLSE).

Untuk mendapat hasil tersebut, sekelompok peneliti CLSE mengembangkan teknik yang mampu menganalisis material yang dikumpulkan dari Bulan.

Mereka menemukan pecahan batu berukuran 2 gram yang terdiri dari kuarsa, zirkon, dan feldspar–bahan-bahan yang biasanya ditemukan di Bumi, bukan Bulan.

Berdasarkan analisis kimia, pecahan batu tersebut juga lebih cocok dalam lingkungan teroksidasi seperti Bumi.

Menurut peneliti, kemungkinan ia mengkristal sekitar 20 kilometer (12 mil) di bawah permukaan bumi. Tabrakan besar kemudian membuatnya ‘tercabut’ dari Bumi dan terlempar ke Bulan. [*]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com