PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Karhutla Parepare Tembus 257 Kasus, Lima Hektare Lahan Terbakar dalam SemalamJorge Martin Kembali Geser Marquez di Puncak Klasemen Sementara GP 2026Kijang Kapsul Masih Diburu di Makassar, Harga Bekas Bisa Tembus Rp100 JutaJalan Mawas Disterilkan Total Usai Penikaman Ojol, Parkir Resmi dan Liar DilarangCing Cangkeling, Cerita Kopi Keluarga dari Mandalagiri ke Cangkir Penikmat KopiRaih Penghargaan Pengelolaan Sampah, Sidrap Diganjar Bantuan Rp1 MiliarPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Karhutla Parepare Tembus 257 Kasus, Lima Hektare Lahan Terbakar dalam SemalamJorge Martin Kembali Geser Marquez di Puncak Klasemen Sementara GP 2026Kijang Kapsul Masih Diburu di Makassar, Harga Bekas Bisa Tembus Rp100 JutaJalan Mawas Disterilkan Total Usai Penikaman Ojol, Parkir Resmi dan Liar DilarangCing Cangkeling, Cerita Kopi Keluarga dari Mandalagiri ke Cangkir Penikmat KopiRaih Penghargaan Pengelolaan Sampah, Sidrap Diganjar Bantuan Rp1 Miliar
Internasional

Qatar Akan Normalisasi Hubungannya dengan Israel

1339
×

Qatar Akan Normalisasi Hubungannya dengan Israel

Sebarkan artikel ini
Qatar Israel 870

Duta Besar Qatar untuk Amerika Serikat, Sheikh Meshal Bin Hamad Al-Thani mengatakan kepada VOA bahwa Qatar tidak keberatan untuk menormalisasi hubungan dengan Israel jika ‘kondisinya tepat’ dan berkomitmen pada solusi dua negara antara Israel dan Palestina.

“Qatar merupakan bagian dari Arab Peace Initiative. Kami yakin pada solusi dua negara bagi Palestina termasuk pengamanan perbatasan Israel. Jika persyaratan terpenuhi, tidak ada alasan apa pun bagi Qatar untuk tidak menjalankan normalisasi dengan Israel, ” Al-Thani menjelaskan di Washington D.C.

Inisiatif Perdamaian Arab yang ditengahi Arab Saudi dengan dukungan Liga Arab pada 2002 untuk mengakhiri konflik Israel dan Palestina. Inisiatif itu menawarkan normalisasi hubungan dengan Israel dan keamanan bagi semua negara di kawasan sebagai imbalan atas penarikan penuh Israel dari tanah yang direbut sejak 1976 dan kesepakatan status Palestina sebagai sebuah negara.

Komentar duta besar itu muncul ketika Uni Emirat Arab dan Bahrain secara resmi menormalisasi hubungan dengan Israel dalam upacara penandatanganan pada Selasa (15/9) yang diselenggarakan oleh Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut sebagai “Abraham Accords” itu sebagai awal pembukaan untuk lebih banyak perjanjian semacam itu.

Kepada Bloomberg, Menteri Luar Negeri Qatar Lolwah al-Khater, Senin (14/9), menyampaikan bahwa negaranya tidak bergabung dengan dua negara Arab lainnya dalam hubungan diplomatik dengan Israel karena “tidak memandang normalisasi itu merupakan inti dari konflik yang terjadi dan karenanya bukan menjadi jawaban dari permasalahan.”

Walau mengesampingkan normalisasi sepenuhnya dengan Israel, Al-Thani kepada VOA memaparkan bahwa Qatar tetap menjembatani negosiasi Israel-Palestina serta mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Gaza dengan berkoordinasi bersama Israel dan PBB.

Berbagai pihak ketiga, termasuk PBB, AS, Uni Eropa, Mesir, dan Turki, telah berupaya menjadi perantara dalam kesepakatan untuk mengakhiri konflik selama beberapa dekade itu. [*]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com