PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Remaja Tewas Usai Tawuran Tallo, Polisi Akui Lepaskan Tembakan • UMKM Sudah Berizin, Tapi Masih Dipungut, ABDSI Soroti Celah Tata Kelola Ruang Publik • Jalan Aroepala Kembali Dibuka, Akses Gowa-Makassar Kini Lancar • Training Jurnalistik HMPS JI IAIN Parepare Bekali Maba Hadapi Dunia Pers • Kisah Mahasiswa Makassar Jadi Ojol Maxim Untuk Biayai Kuliah • Ketika Media Online Menjadi Ruang Bullying bagi Mahasiswa • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Remaja Tewas Usai Tawuran Tallo, Polisi Akui Lepaskan Tembakan • UMKM Sudah Berizin, Tapi Masih Dipungut, ABDSI Soroti Celah Tata Kelola Ruang Publik • Jalan Aroepala Kembali Dibuka, Akses Gowa-Makassar Kini Lancar • Training Jurnalistik HMPS JI IAIN Parepare Bekali Maba Hadapi Dunia Pers • Kisah Mahasiswa Makassar Jadi Ojol Maxim Untuk Biayai Kuliah • Ketika Media Online Menjadi Ruang Bullying bagi Mahasiswa •
Makassar

Kondisi Cuaca Ekstrim, Tak Halangi PLN Pulihkan Gangguan Listrik

412
×

Kondisi Cuaca Ekstrim, Tak Halangi PLN Pulihkan Gangguan Listrik

Sebarkan artikel ini
Kondisi Cuaca Ekstrim, Tak Halangi PLN Pulihkan Gangguan Listrik
Dampak hidrometeorologi mengakibatkan cuaca ekstrim di beberapa wilayah Sulawesi Selatan seperti Pesisir Pantai (Kota/Kab. Makassar, Takalar, Gowa, Pangkep, Maros Pinrang, Parepare, Barru dan Soppeng) hingga Pesisir Selatan (Kab. Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba dan Selayar).

MAKASSAR—Dampak hidrometeorologi mengakibatkan cuaca ekstrim di beberapa wilayah Sulawesi Selatan seperti Pesisir Pantai (Kota/Kab. Makassar, Takalar, Gowa, Pangkep, Maros Pinrang, Parepare, Barru dan Soppeng) hingga Pesisir Selatan (Kab. Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba dan Selayar).

BMKG memperkirakan cuaca ekstrem ini terjadi pada 3 hari lalu (1-3 April 2021) dan memprediksi adanya hujan deras dan angin kencang yang menyebabkan bencana seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang yang bisa mengakibatkan terganggunya pasokan listrik, pada beberapa hari kedepan.

Hujan lebat yang melanda Kota Makassar dan sekitarnya pada Jumat, (2/4) dini hari menyebabkan gangguan listrik akibat cuaca buruk, pukul 03.00 WITA.

Akibatnya beberapa tiang listrik roboh karena pohon tumbang serta banjir. Imbasnya pasokan listrik di beberapa wilayah tersebut mengalami padam.

Sebanyak 1.323 Gardu Distribusi terdampak cuaca ekstrim yang mengakibatkan 248.641 pelanggan mengalami padam, yang seluruhnya berada di wilayah kerja PLN yakni Makassar Selatan, Makassar Utara, Pinrang, Bulukumba, BauBau, Watampone dan Mamuju

Kendati demikian, General Manager PLN UIW Sulselrabar, Awaluddin Hafid memastikan petugas PLN akan selalu siaga untuk memulihkan pasokan listrik.

“Dalam upaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, petugas kami terus berupaya memulihkan jaringan listrik yang terganggu akibat pohon tumbang, untuk wilayah yang tergenang banjir, PLN harus memastikan banjir telah surut dan aman sebelum menyalakan aliran listrik kembali,” ujarnya.

Untuk mengurangi potensi terjadinya gangguan jaringan listrik di wilayah lain, khususnya di beberapa wilayah Sulawesi Selatan, PLN mengimbau partisipasi dari masyarakat untuk ikut melaporkan potensi gangguan.

“Apabila masyarakat menemukan pohon yang dekat dan berpotensi mengganggu jaringan listrik, agar dapat segera melaporkan kepada PLN sehingga tidak menyebabkan gangguan,” imbuhnya.

Masyarakat bisa menyampaikan pengaduan terkait dengan gangguan ataupun jika mengetahui informasi lain terkait ketenagalistrikan melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center 123.

Selain itu, Awaluddin menghimbau masyarakat untuk memperhatikan potensi bahaya listrik.

“Matikan instalasi listrik di dalam rumah, cabut colokan listrik, dan pindahkan alat elektronik ke tempat yang lebih tinggi. Apabila listrik tidak padam saat banjir, masyarakat dapat segera menghubungi PLN. Saat banjir surut, pastijab alat elektrobjk benar-benar kerjng sebelum dipakai kembali,” ujar Awaluddin. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com