PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Cing Cangkeling, Cerita Kopi Keluarga dari Mandalagiri ke Cangkir Penikmat KopiRaih Penghargaan Pengelolaan Sampah, Sidrap Diganjar Bantuan Rp1 MiliarAnies datang, mesin politik 2029 mulai dipanaskanDua Gelar Juara Sulsel Berbuah Rp6 Miliar dan 300 Rumah Bakal DibedahSebelum OTT HGB, KPK Sudah Bongkar 8 Celah Korupsi ATR/BPNMakassar Borong Dua Penghargaan Kemendagri, Appi Bawa Pulang 300 Unit Bedah RumahPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Cing Cangkeling, Cerita Kopi Keluarga dari Mandalagiri ke Cangkir Penikmat KopiRaih Penghargaan Pengelolaan Sampah, Sidrap Diganjar Bantuan Rp1 MiliarAnies datang, mesin politik 2029 mulai dipanaskanDua Gelar Juara Sulsel Berbuah Rp6 Miliar dan 300 Rumah Bakal DibedahSebelum OTT HGB, KPK Sudah Bongkar 8 Celah Korupsi ATR/BPNMakassar Borong Dua Penghargaan Kemendagri, Appi Bawa Pulang 300 Unit Bedah Rumah
Parepare

100 Personel TRC PLN UID Sulselrabar Ikuti Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana di Parepare

520
×

100 Personel TRC PLN UID Sulselrabar Ikuti Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana di Parepare

Sebarkan artikel ini
100 Personel TRC PLN UID Sulselrabar Ikuti Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana di Parepare
Antusiasme peserta dalam mengikuti pelatihan kesiapsiagaan bencana di kantor PLN UP3 Parepare.

PAREPARE—Sebanyak 100 personel Tim Reaksi Cepat (TRC) PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulselrabar mengikuti Pelatihan Kesiapsiagaan Darurat Bencana di Kantor PLN UP3 Parepare, selama dua hari, 19–20 Januari 2026.

Pelatihan tersebut melibatkan kolaborasi ORARI Kota Parepare, BPBD Kota Parepare, Basarnas Kota Parepare, serta TAGANA Parepare sebagai bagian dari peningkatan kesiapan dan kompetensi personel TRC dalam menghadapi situasi darurat.

Ketua ORARI Kota Parepare sekaligus Ketua Panitia Pelatihan, Bobot Hery, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, TRC memiliki peran penting dalam memberikan respons cepat saat bencana terjadi.

“TRC dibentuk untuk memastikan respons cepat dalam kondisi darurat, baik untuk melindungi pegawai, masyarakat, maupun aset perusahaan,” ujar Bobot, Rabu (21/1/26).

Apresiasi juga disampaikan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Parepare, Abdul Waris Muhiddin. Ia berharap seluruh peserta mampu menyerap materi pelatihan dan menerapkannya di lapangan saat dibutuhkan.

“Kami berharap peserta pelatihan dapat mempraktikkan ilmu yang diperoleh ketika menghadapi kondisi darurat di kemudian hari,” katanya.

Sementara itu, Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UID Sulselrabar, Ambo Tuwo, menyampaikan bahwa TRC menjadi garda terdepan PLN dalam penanganan kebencanaan dan kondisi darurat.

100 Personel TRC PLN UID Sulselrabar Ikuti Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana di Parepare
Dengan bekerja sama dengan ORARI Parepare, BPBD Kota Parepare, Basarnas Kota Parepare, dan TAGANA Parepare, kegiatan pelatihan kesiapsiagaan bencana diikuti oleh 100 peserta dari berbagai unit di bawah PLN UID Sulselrabar yang tergabung dalam Tim Reaksi Cepat (TRC).

“Pelatihan ini bertujuan membekali teman-teman TRC agar siap memberikan bantuan dan menerapkan keahlian yang diperoleh selama pelatihan, terutama saat bencana terjadi,” jelas Ambo.

Dalam pelatihan tersebut, konsep manajemen 5M turut dibahas, khususnya pada unsur Man atau manusia. Ambo menilai sumber daya manusia menjadi pilar utama dalam penanggulangan bencana.

“Semua bisa bergerak apabila ada manusianya. Pilar paling utama adalah manusia. Karena itu, TRC dibekali langsung oleh BPBD untuk memastikan kesiapan mereka,” ujarnya.

Ia juga menyinggung perlunya sinergi lintas sektor dalam penanggulangan bencana melalui kolaborasi dengan ORARI, BPBD, Basarnas, dan TAGANA.

“Kita perlu bersinergi dan berkolaborasi. Saya berharap kegiatan ini menjadi awal kerja sama yang baik antara PLN UID Sulselrabar dan BPBD, serta dapat saling membantu dengan unit lain jika diperlukan,” tambahnya.

Selain pelatihan, Yayasan Baitul Maal PLN menggelar bakti sosial dengan menyalurkan 100 paket sembako serta memberikan lima beasiswa kepada masyarakat Desa Tegal, Kota Parepare.

Dalam kegiatan tersebut, PLN UID Sulselrabar menyampaikan komitmen untuk meningkatkan kesiapan personel TRC sekaligus menjalankan peran sosial perusahaan dalam mendukung masyarakat dan upaya penanggulangan bencana. (70n/Ag4ys/4dv)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com