PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama IAMI, Imam Masjid Dunia Satukan Langkah di Jakarta • Budaya Toraja, Bugis dan Makassar Tampil di Panggung Nasional BKMT • SMPN 2 Sungguminasa Borong Prestasi, English Club dan Pramuka Raih Juara di Berbagai Lomba • AZKO Tawarkan Shower hingga Kloset Hemat Penggunaan Air dan Ramah Lingkungan • Remaja Tewas Usai Tawuran Tallo, Polisi Akui Lepaskan Tembakan • UMKM Sudah Berizin, Tapi Masih Dipungut, ABDSI Soroti Celah Tata Kelola Ruang Publik • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama IAMI, Imam Masjid Dunia Satukan Langkah di Jakarta • Budaya Toraja, Bugis dan Makassar Tampil di Panggung Nasional BKMT • SMPN 2 Sungguminasa Borong Prestasi, English Club dan Pramuka Raih Juara di Berbagai Lomba • AZKO Tawarkan Shower hingga Kloset Hemat Penggunaan Air dan Ramah Lingkungan • Remaja Tewas Usai Tawuran Tallo, Polisi Akui Lepaskan Tembakan • UMKM Sudah Berizin, Tapi Masih Dipungut, ABDSI Soroti Celah Tata Kelola Ruang Publik •
Sulsel

Sekprov Sulsel Apresiasi Pengembangan Sejarah Budaya Rempah melalui Festival Jalur Rempah

1108
×

Sekprov Sulsel Apresiasi Pengembangan Sejarah Budaya Rempah melalui Festival Jalur Rempah

Sebarkan artikel ini
Sekprov Sulsel Apresiasi Pengembangan Sejarah Budaya Rempah melalui Festival Jalur Rempah
Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel Abdul Hayat Gani menerima Ketua Komite Jalur Rempah 2020 Ananto Kusuma Seta, di Baruga Lounge Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (21/4/2021).

MAKASSAR—Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel Abdul Hayat Gani menerima Ketua Komite Jalur Rempah 2020 Ananto Kusuma Seta, di Baruga Lounge Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (21/4/2021).

Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani, mengaku sangat mengapresiasi adanya langkah-langkah pengembangan dan pemanfaatan sejarah budaya rempah melalui kegiatan Festival Jalur Rempah.

“Hal ini bisa membangun spirit kejayaan rempah-rempah bisa hidup kembali menjadi nilai dan gaya hidup dalam masyarakat,” ungkapnya.

Ia menyebutkan kegiatan Festival Jalur Rempah yang akan dilaksanakan pada tanggal 28-31 Agustus mendatang di kota Makassar akan menjadi pengembangan eduwisata jalur rempah.

“Untuk mewujudkan dalam bentuk pemberdayaan komunitas budaya rempah, pengembangan eduwisata jalur rempah, hingga pertunjukan seni,” sebutnya.

Sementara itu, Ketua Komite Jalur Rempah 2020 Ananto Kusuma Seta mengatakan, peserta akan berangkat pada 17 Agustus 2021 di Pulau Banda, dan melalui beberapa titik jalur rempah. Kemudian, acara puncak dilaksanakan di Makassar tanggal 28-31 Agustus.

KRI Dewaruci ini nantinya akan ditumpangi oleh anak-anak dari semua provinsi.

“Wakil dari Makassar akan bercerita tentang ke-Makassar-annya kepada teman–temannya, sehingga yang lain akan mendapatkan informasi dari sana. Jadi, itulah yang akan kita kembangkan nantinya, merajut ke-Indonesia-an melalui jalur rempah,” ungkapnya.

Pada festival ini akan memamerkan kekayaan kuliner, fashion, jamu-jamuan, pengetahuan dan history. Seperti Benteng Somba Opu hingga Benteng Rotterdam.

Pihaknya juga telah mengusulkan jalur rempah sebagai warisan dunia yang menjadi salah satu kebanggaan Indonesia, bahkan diplomasi Indonesia di internasional, sekaligus meneguhkan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

“Intinya adalah dari Makassar untuk dunia,” terangnya.

Ia menambahkan, Makassar adalah bagian penting dalam jalur rempah dunia. Dimana, Makassar adalah pintu gerbang jalur rempah untuk Kawasan Indonesia Timur.

“Orang-orang Makassar adalah orang-orang yang pertama kali mengarungi nusantara dan dunia dengan membawa rempah. Mereka menyatukan pulau, suku, bangsa, dan dengan kehangatan tangan di atas,” pungkasnya. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com