MAKASSAR—Usai memperoleh informasi, bahwa Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan ‘Danny” Pomanto positif Covid-19, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar langsung melakukan langkah cepat, dengan melakukan screening di semua bagian di Pemerintah Kota.
“Sejak ada informasi, kita sudah lakukan screening di semua bagian di Pemkot. Kemarin kita sudah lakukan screening juga dengan semua orang-orang,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Nursaidah Sirajuddin, Selasa (8/2/2022).
Lebih lanjut menurut Kadinkes yang akrab disapa Ida, pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan terhadap seluruh Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) lingkup Pemkot Makassar.
“Untuk sementara ini yang di Amirullah (kediaman Walikota) didapatkan 1 orang positif. Sebanyak 35 orang yang kita screening kemarin. Itu kita tetap memantau kondisi wali kota,” jelasnya.
Wali Kota Makassar saat ini sudah melakukan isolasi mandiri, hasil negatif harus dipastikan dua kali sebelum dinyatakan sembuh.
Direktur Utama RS Daya, Ahmad Ashari saat dihubungi mengatakan, bahwa Wali Kota Makassar melakukan pemeriksaan pada Minggu malam, kemudian hasil swab keluar pada Senin (7/2/2022).
Dia menegaskan, kemungkinan Wali Kota Makassar terpapar varian omicron sangat kecil. Pasalnya hasil CT (cycle threshold) value atau jumlah siklus yang dihasilkan dalam mencari materi genetik virus dari sampel lendir hasil swab pasien covid-19 tidak memenuhi ciri-ciri varian.
“CT di bawah 30 itu dicurigai omicron, sementara nilai CT pak wali 33,7,” katanya.
Hal inilah yang membuat hasil testing tak dikirim ke Litbangkes Pusat sebagai varian yang dicurigai Omicron.
“Kita berdoa supaya tidak Omicron, karena pak wali tidak memenuhi syarat,” pungkasnya. (*)













