Memuat Ramadhan…
Memuat cuaca…
Sulsel

Silaturahmi Bunda PAUD se-Sulsel, Naoemi Optimis anak usia dini bisa berkembang lebih baik

1350
×

Silaturahmi Bunda PAUD se-Sulsel, Naoemi Optimis anak usia dini bisa berkembang lebih baik

Sebarkan artikel ini
Silaturahmi Bunda PAUD se-Sulsel, Naoemi Optimis anak usia dini bisa berkembang lebih baik
Ketua TP PKK Sulsel yang juga Bunda PAUD Sulsel Naoemi Octarina, menghadiri Silaturahmi Bunda PAUD Provinsi Sulsel bersama Bunda PAUD Kabupaten Kota se Sulsel Tahun 2022, di Hotel Four Point Makassar, Rabu, 18 Mei 2022.

MAKASSAR—Ketua TP PKK Sulsel yang juga Bunda PAUD Sulsel Naoemi Octarina, menghadiri Silaturahmi Bunda PAUD Provinsi Sulsel bersama Bunda PAUD Kabupaten Kota se Sulsel Tahun 2022, di Hotel Four Point Makassar, Rabu, 18 Mei 2022.

Pada pertemuan ini dilakukan MoU bersama seluruh Bunda Paud se-Sulsel dalam menyamakan persepsi guna meningkatkan partisipasi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Sulsel yang saat ini masih berada di angka 34 persen.

Bunda PAUD Sulsel, Naoemi Octarina, mengatakan, pihaknya optimis anak-anak usia dini berkembangnya bisa lebih baik lagi dari tahun ke tahun.

Ada 3 poin yang penting di perhatikan saat ini yakni PAUD terintegrasi yang terbentuk di kab/kota diharapkan sudah terdata, adanya psiko sosial di sekolah dan bagaimana guru PAUD perlu diberikan ilmu parenting

“Guru PAUD bisa diberikan pembinaan baik dari segi pendidikan maupun dari segi parenting dan akhlak,” katanya.

Selain itu dia mengatakan peran Bunda PAUD di Kabupaten kota besar sekali, bisa membuat rencana aksi misalnya membaca 1 hari 1 buku. “Diharapkan ke depan peran Bunda PAUD yang cerdas, berkualitas dan sehat dapat tercipta,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Setiawan Aswad mengatakan, momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dimanfaatkan untuk melakukan percepatan, berakselerasi untuk mencapai target yang ada.

Apalagi, angka partisipasi PAUD masih dibawah nasional, 34 persen. Sementara angka nasional 40 persen. “Banyak anak-anak kita belum masuk PAUD sehingga ini kita dorong agar partisipasi masuk PAUD bisa semakin meningkat,” ungkapnya.

Setiawan menuturkan, untuk mencapai target tersebut dalam satu tahun, maka harus dilakukan percepatan dan akselerasi. Dan yang terpenting, menyamakan persepsi antara PAUD.

“Semua dituangkan dalam MoU yang akan menjadi payung bersama, bagaimana mengembangkan pelayanan anak usia dini secara keseluruhan,” ujarnya.

Jika kesepakatan dalam MoU bisa berjalan cepat, Setiawan optimistis PAUD di Sulsel bisa berkembang dengan baik. “Jangan berhenti di MoU, tapi berlanjut ke aksi nyata. Apa yang disepakati segera dilakukan,” imbuhnya.

Ia berharap, setelah rencana aksi yang disepakati bersama, target satu desa ada satu PAUD Seiring dengan meningkatnya anak usia dini yang mendapatkan pelayanan pendidikan. (*)

error: Content is protected !!