Advertisement - Scroll ke atas
Makassar

Aktivitas Perdagangan di Pasar Pa’baeng-baeng Kembali Bergeliat Pasca Penertiban Pedagang di Bantaran Kanal Jongaya

722
×

Aktivitas Perdagangan di Pasar Pa’baeng-baeng Kembali Bergeliat Pasca Penertiban Pedagang di Bantaran Kanal Jongaya

Sebarkan artikel ini
Aktivitas Perdagangan di Pasar Pa'baeng-baeng Kembali Bergeliat Pasca Penertiban Pedagang di Bantaran Kanal Jongaya
Pasca penertiban pedagang di bantaran Kanal Jongaya, aktivitas perdagangan di Pasar Pa'baeng-baeng, Kecamatan Tamalate, mulai kembali menggeliat. Sejak Kamis 7 Agustus 2025 kemarin, 106 pedagang yang sebelumnya berjualan di sepanjang bantaran kanal, kini telah menempati tenda-tenda relokasi yang disediakan oleh Perumda Pasar Makassar.

MAKASSAR—Pasca penertiban pedagang di bantaran Kanal Jongaya, aktivitas perdagangan di Pasar Pa’baeng-baeng, Kecamatan Tamalate, mulai kembali menggeliat. Sejak Kamis 7 Agustus 2025 kemarin, 106 pedagang yang sebelumnya berjualan di sepanjang bantaran kanal, kini telah menempati tenda-tenda relokasi yang disediakan oleh Perumda Pasar Makassar.

Relokasi ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Makassar untuk menata pedagang kaki lima dan menciptakan kawasan yang lebih tertib serta aman. Sebagai bagian dari solusi tersebut, Perumda Pasar Makassar menyediakan total 117 unit tempat usaha.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Fasilitas ini terdiri dari 63 unit lods dan 53 unit lapak hamparan. Dari jumlah tersebut, sudah ada 73 pedagang yang memanfaatkannya, dengan kebijakan sewa gratis selama tiga bulan pertama.

“Kami ingin memberikan ruang yang lebih layak bagi para pedagang, sekaligus mendukung visi Kota Makassar 2025-2030 yang berfokus pada pengembangan kota yang unggul, inklusif, aman, dan berkelanjutan,” ujar H. M. Sahid, Kepala Bagian Pendapatan Perumda Pasar Makassar, Jum’at (8/8/2025).

Selain menyediakan tempat usaha yang lebih tertata, Perumda Pasar Makassar juga melibatkan Tim Ketertiban dan pegawai pasar dalam kegiatan Jumat Bersih, yang digelar di area pasar.

Kegiatan ini menjadi bagian dari tindak lanjut pasca pembongkaran lapak-lapak liar di bantaran kanal, dengan tujuan menciptakan suasana yang nyaman dan bersih bagi pengunjung.

Meski sebagian besar pedagang telah memanfaatkan fasilitas relokasi, masih ada sekitar 20 pedagang terdaftar yang belum bergabung.

Perumda Pasar Makassar berharap seluruh pedagang segera menempati lokasi yang telah disediakan, agar Pasar Pa’baeng-baeng bisa berfungsi secara optimal sebagai pusat perdagangan yang terintegrasi dalam infrastruktur kota.

“Kami tentu membutuhkan partisipasi aktif dari para pedagang dan masyarakat untuk mendukung kelancaran dan keberlanjutan program ini,” tambah Sahid.

Dengan adanya penataan ini, diharapkan Pasar Pa’baeng-baeng dapat menjadi lebih tertib dan nyaman, sekaligus menjadi bagian penting dalam mendukung perekonomian kota Makassar ke depan. (70n/Ag4ys/4dv)

error: Content is protected !!