MAKASSAR—Banjir setinggi satu meter merendam permukiman warga di Perumnas Antang, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (11/2/2025) pagi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar bersama tim SAR lainnya telah dikerahkan untuk mengevakuasi warga terdampak.
Pantauan di lokasi menunjukkan kawasan Blok 8 dan Blok 10 terdampak cukup parah, dengan air mencapai pinggang orang dewasa. Sejumlah warga memilih mengungsi secara mandiri, sementara petugas BPBD dan aparat kepolisian bersiaga membantu proses evakuasi.
Koordinator Wilayah Manggala BPBD Makassar, Akbar, mengungkapkan bahwa kenaikan air sudah terjadi sejak kemarin sore dengan ketinggian awal sekitar 40 cm. “Saat saya pantau pukul 16.00 Wita kemarin, ketinggian air masih sekitar lutut, tetapi kini sudah mencapai satu meter,” ujarnya.
BPBD Makassar telah mengerahkan 24 personel serta menyiapkan perahu karet untuk proses evakuasi. Mereka juga telah melakukan assessment terhadap titik-titik pengungsian yang tersedia, di antaranya Masjid Jabal Nur, Masjid Al Muttakim, dan Masjid Makkah Al Mukarramah.
Sementara itu, kendaraan operasional kepolisian dan perahu karet BPBD telah disiagakan di lokasi guna mempercepat proses penyelamatan warga yang masih terjebak di rumah mereka.
Hingga saat ini, pihak berwenang terus memantau perkembangan situasi dan mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi kenaikan debit air. (Ag4ys)













