Maksimalkan BRT, Kadishub Sulsel: Perubahan rute akan dilakukan
Muhammad Arafah, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Selatan.

MAKASSAR—Kepala Dinas Perhubungan provinsi Sulsel, Muhammad Arafah secara tegas membantah beredarnya pemberitaan di media online terkait tidak adanya pemeriksaan rapid antigen terhadap penumpang yang masuk melalui bandara internasional sultan Hasanuddin Makassar.

Kadis Perhubungan Provinsi Sulsel mengaku setiap orang yang masuk melalui Bandara Sultan Hasanuddin makassar telah di periksa dan divalidasi rapid antigennya di bandara asal kemudian di periksa secara online di bandara tujuan.

“Secara aturan sudah jelas, pemerintah provinsi sulsel telah menetapkan setiap penumpang yang masuk melalui bandara internasional sultan hasanuddin harus diperiksa rapid antigennya dan ini sudah dilakukan di bandara asal kemudian dicek dan divalidasi lanjut di bandara tujuan,” ungkapnya, Selasa (5/1/2021).

Ia menyebutkan, setiap penumpang
telah mengisi e-hac secara online sehingga tidak dilakukan lagi pemeriksaan suket secara manual.

“Penumpang yang menilai tidak ada pemeriksaan rapid antigen di bandara sultan hasanuddin itu salah paham, karena mengira dilakukan secara manual,padahal semua secara on line,” sebutnya.

Muhammad Arafah sekali lagi menyampaikan secara teknis, pemeriksaan manual surat keterangan rapid antigen telah dilakukan di bandara asal.

“Jadi sekali lagi saya sampaikan secara manual setiap penumpang yang ingin masuk ke bandara sultan hasanuddin makassar telah diperiksa di bandara asal kemudian kembali diperiksa secara online di bandara tujuan,” pungkasnya. (*)