Advertisement - Scroll ke atas
Makassar

Bau Menyengat Air Kotoran Warnai Aksi Demo di PN Makassar

1188
×

Bau Menyengat Air Kotoran Warnai Aksi Demo di PN Makassar

Sebarkan artikel ini
Bau Menyengat Air Kotoran Warnai Aksi Demo di PN Makassar
Aksi penolakan penggusuran warga Barabaraya di halaman Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Jalan RA Kartini, Kamis (21/8/2025), berakhir ricuh. Massa tak hanya berorasi, tetapi juga melempar botol berisi air kotoran hingga menebarkan bau busuk yang menyengat di sekitar pengadilan.

MAKASSAR—Aksi penolakan penggusuran warga Barabaraya di halaman Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Jalan RA Kartini, Kamis (21/8/2025), berakhir ricuh. Massa tak hanya berorasi, tetapi juga melempar botol berisi air kotoran hingga menebarkan bau busuk yang menyengat di sekitar pengadilan.

Puluhan demonstran sejak pagi hingga siang hari berteriak menuntut keadilan. Suasana memanas ketika mereka mulai melempari kantor PN dengan botol air mineral dan cairan berbau busuk. Akibatnya, dua kaca mobil pegawai pecah dan halaman pengadilan dipenuhi aroma tak sedap.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Humas PN Makassar, Sibali, menyebut aksi kali ini sudah melewati batas. “Demo seperti ini memang sering terjadi, tapi kali ini sudah sangat anarkis. Dua kaca mobil milik pegawai pecah akibat lemparan massa,” tegasnya kepada Mediasulsel.com.

Ia menambahkan, bau menyengat yang menyeruak diduga kuat berasal dari air kotoran. “Sampai tadi saya sempat bercanda, siapa yang kentut, karena baunya memang sangat busuk. Tapi ternyata mereka melempar air kotoran,” ujarnya.

Menurut Sibali, tindakan tersebut tidak hanya merusak fasilitas PN, tetapi juga mengganggu jalannya persidangan. “Sebelumnya pagar pernah dirusak, sekarang kaca mobil dipecahkan. Kami akan menempuh jalur hukum,” tandasnya.

Aksi ini berkaitan dengan putusan majelis hakim PN Makassar yang menolak gugatan warga Barabaraya terkait eksekusi lahan. Sengketa tersebut sebenarnya sudah diputus hingga tingkat Peninjauan Kembali (PK), yang dimenangkan oleh pemilik lahan, bukan warga Barabaraya.

Hingga berita ini diturunkan, Ketua PN Makassar belum memberikan keterangan resmi mengenai langkah hukum atas kerusakan fasilitas yang terjadi. (70n/Ag4ys)

Bau Menyengat Air Kotoran Warnai Aksi Demo di PN Makassar
Suasana memanas ketika mereka mulai melempari kantor PN dengan botol air mineral dan cairan berbau busuk. Akibatnya, dua kaca mobil pegawai pecah dan halaman pengadilan dipenuhi aroma tak sedap.
error: Content is protected !!