JENEPONTO—Miris! Viral beredar luas di media sosial, video yang mempertontonkan sopir mobil pribadi dianiaya di depan isteri dan anaknya oleh sejumlah orang yang berseragam pemain bola, di Nasara Kelurahan Bontorannu, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Selasa (16/8/2022) kemarin.
Dalam video yang diunggah pemimpin akun Instagram dengan IG@andreli_48 terlihat pengendara mobil bersama istri dan anaknya dikeroyok oleh sejumlah orang yang diduga pemain sepak bola atau futsal.
“Telah terjadi tindakan Penganiayaan dan Pengrusakan kendaraan didaerah Jeneponto tgl 16 Agustus 2022 pukul 16:55. Hanya karena tidak terima diklakson dari arah belakang disepanjang jalan mobil dipukul tidak sampai disitu mobil dihadang lalu supir dipukul secara membabi buta bahkan menggunakan kayu,” katanya
Lebih lanjut dalam keterangan video tersebut tertulis, pengakuan istri sopir yang dikeroyok.
“Bahkan dari pengakuan istri pengemudi ada bapak? yang sudah mencabut sajam sejenis badik dan saya tidak habis pikir ada yah laki? berani memukul orang yang bersama istri yang bersama anak bayinya, kita pasti tidak bisa bayangkan beban psikis yg dialami si Ibu dan si Bayi,” ungkapnya.
Pengunggah video tersebut berharap pelaku dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya di mata hukum.
“Besar harapan kami agar pelaku bertanggung jawab dengan pengrusakan serta luka yang dialami si Pengendara yang dilakukan serta sampai Status ini dibuat belum ada itikad baek dari pelaku,” harapnya.
Ia pun meminta agar video itu diviralkan,” Bantu Share, Viralkan dan Kawal agar pelaku jera,” terangnya.
Lihat postingan ini di Instagram
Sementara, dalam video tersebut terdengar suara perempuan yang berteriak minta untuk berhenti,” sudahmo kodong, ada anaknya,” tuturnya.
Kasat Reskrim Polres Jeneponto, Iptu Nasaruddin kepada media, Kamis, 18 Agustus 2022 mengaku kejadian tersebut telah di tangani pihak Kepolisian.
“Sudah ditangani Polsek Bangkala, kejadiannya di Nasara, Kelurahan Bontorannu,” ungkapnya.
Lanjutnya, kasus dalam penanganan dan dilakukan pendalaman.
“Susah dilakukan pendalaman terhadap pelaku pengeroyokan,” kata Kasat Reskrim, Iptu Nasaruddin, Jumat (19/8/2022). (*)


















