“Pengobatan diberikan secara gratis bagi pria dan wanita, kaya dan miskin, budak dan merdeka; dan sejumlah uang diberikan pada tiap pasien yang sudah bisa pulang, agar tidak perlu segera bekerja…“. (W. Durant: The Age of Faith; op cit; pp 330-1).
Dalam The Story of Civilization Will Durant menyatakan, “Islam telah menjamin seluruh dunia dalam menyiapkan berbagai rumah sakit yang layak, sekaligus memenuhi keperluannya.
Contohnya, Bimaristan yang dibangun oleh Nuruddin di Damaskus tahun 1160 yang merupakan rumah sakit pertama dalam sejarah peradaban Islam telah bertahan selama tiga abad dalam merawat orang-orang sakit, tanpa bayaran dan menyediakan obat-obatan gratis.
Para sejarawan berkata, bahwa cahayanya tetap bersinar tidak pernah padam selama 267 tahun.”
Betapa indahnya dan nyamannya pelayanan kesehatan dalam Islam. Kondisi yang sulit terwujud dalam sistem kapitalis. Dimana masyarakat harus membayar harga yang mahal Ketika sakit.
Jika sistem Islam lebih memberikan jaminan yang pasti, lantas mengapa kita harus menggantungkan nasib kesehatan pada sistem kapitalisme yang menjadikan masyarakat sebagai objek bisnis dalam kesehatan. Wallahu alam bishshawab. (*)
Penulis: Darni Salamah (Aktivis Muslimah)
***
Disclaimer: Setiap opini/artikel/informasi/ maupun berupa teks, gambar, suara, video dan segala bentuk grafis yang disampaikan pembaca ataupun pengguna adalah tanggung jawab setiap individu, dan bukan tanggungjawab Mediasulsel.com.


















