Dinanti Selama 12 Tahun, Warga Perumahan Tanjung Alya Barombong Akhirnya Menikmati Air Bersih PDAM Makassar

Dinanti Selama 12 Tahun, Warga Perumahan Tanjung Alya Barombong Akhirnya Menikmati Air Bersih PDAM Makassar
Setelah menunggu selama 12 tahun akhirnya mereka dapat menikmati air bersih dari Perumda Air Minum (PDAM) Kota Makassar. Ketua ORW.13 Kelurahan Barombong Kecamatan Tamalate.

MAKASSAR—Kebutuhan warga terhadap pemenuhan air bersih, memang merupakan hal yang sangat urgen karena merupakan kebutuhan sehari-hari. Begitupun yang dirasakan oleh Warga Perumahan Tanjung Alya di daerah Barombong Makassar.

Setelah menunggu selama 12 tahun akhirnya mereka dapat menikmati air bersih dari Perumda Air Minum (PDAM) Kota Makassar. Ketua ORW.13 Kelurahan Barombong Kecamatan Tamalate

Warga setempat, Muhammad Irsan Latief mengatakan, Penantian warganya akhirnya bisa terpenuhi dan mengucapkan Terima kasih kepada Walikota Danny Pomanto dan Direksi PDAM Makassar beserta seluruh Personil yang telah berjibaku sampai air dapat dinikmati.

“Ini merupakan anugerah yang harus disyukuri karena setelah 12 tahun penantian, baru Direksi sekarang yang dapat memenuhi Permintaan warganya untuk mendapatkan air bersih,” ungkapnya.

“Amal jariah ini Pak karena semua Masyarakat di kompleks Perumahan mendoakan semua yang ada di PDAM semoga dilimpahkan Amalan yang setimpal,” sambungnya.

Direktur Tehnik PDAM, Arifuddin Hamarung saat didamping Kepala Wilayah V Ari Rangkuti saat memimpin Pemasangan di rumah pelanggan mengatakan, ini adalah penjabaran dari janji Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, yaitu Semua Warga Makassar harus dapat air.

Berita Lainnya

“Ada 10 Tim yang diterjunkan untuk memasang sambungan di rumah warga yang sudah membayar dan diupayakan sampai besok semua sudah terpasang,” kata Arifuddin Hamarung.

Sementara itu, Pejabat Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Beni Iskandar menambahkan, program ini adalah mengupayakan agar segala Potensi penambahan jumlah pelanggan akan kami maksimalkan.

“Tugas kami adalah bagaimana agar pemerataan pelanggan diseluruh Makassar dapat tercapai. Tugas ini ada dipundak kami dan seluruh Karyawan harus sama mainsetnya dalam memberi pelayanan, tidak membeda-bedakan,” ucap Beni Iskandar.

Sedangkan, salah seorang warga yang juga Ketua ORT, Muh. Tahir mengatakan, ungkapan warga disini katanya “Lama dinanti, pas dikerja tidak Lama”

“Karena sepertinya Daerah kami dijadikan prioritas, “banyak sekali petugas tawwa yang datang jadi cepat selesai,” ungkap Tahir. (**)

Berita Terkait