PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Ilusi Kapitalisme Mengentas Kemiskinan • Andi Winarno Resmi Jadi Pj Sekda Sulsel, Gantikan Jufri Rahman yang Purnabakti • HUT TNI ke-81, Koramil Panakkukang-Manggala Gelar Makan Gratis Bersama Warga dan UMKM • Solusi Islam untuk Penanganan HIV/AIDS di Makassar • SLF Diterbitkan Konsultan, Praktik Developer Bone Diduga Tak Sesuai PP 28/2025 • Tawuran Berulang, Potret Rusaknya Sistem Kehidupan • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Ilusi Kapitalisme Mengentas Kemiskinan • Andi Winarno Resmi Jadi Pj Sekda Sulsel, Gantikan Jufri Rahman yang Purnabakti • HUT TNI ke-81, Koramil Panakkukang-Manggala Gelar Makan Gratis Bersama Warga dan UMKM • Solusi Islam untuk Penanganan HIV/AIDS di Makassar • SLF Diterbitkan Konsultan, Praktik Developer Bone Diduga Tak Sesuai PP 28/2025 • Tawuran Berulang, Potret Rusaknya Sistem Kehidupan •
Makassar

Dinas Kesehatan Makassar Raih Penghargaan Penyelenggara Kesehatan Haji Terbaik 2024

642
×

Dinas Kesehatan Makassar Raih Penghargaan Penyelenggara Kesehatan Haji Terbaik 2024

Sebarkan artikel ini
Pjs Wali Kota Arwin Apresiasi Kinerja Dinas Kesehatan Makassar di Peringatan HKN ke-60
Pjs Wali Kota Makassar, Andi Arwin Azis, menghadiri peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang diadakan di lapangan upacara Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Jum'at 15 November 2024.

MAKASSAR—Dinas Kesehatan Kota Makassar menerima penghargaan sebagai Penyelenggara Kesehatan Haji Terbaik 2024 di Sulawesi Selatan. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Penjabat Gubernur Sulsel, Prof. Zudan Arif Fakhrulloh, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi tinggi dalam menjaga kesehatan jemaah haji, mulai dari tahap persiapan hingga pasca-kepulangan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr. Nursaidah Sirajuddin, yang akrab disapa dr. Ida menjelaskan, pihaknya telah menerapkan sistem pendampingan kesehatan yang menyeluruh. Pendampingan ini dimulai sejak masa pendaftaran haji, dengan intensitas yang meningkat seiring mendekatnya waktu keberangkatan.

“Kesehatan jemaah mulai kami pantau sejak masa pendaftaran, intensif dua tahun sebelum keberangkatan. Setahun sebelum berangkat, pemantauan dilakukan lebih ketat, termasuk memastikan kebugaran fisik setiap calon jemaah,” ungkap dr. Ida, Jumat 15 November 2024.

Untuk mendukung program ini, sebanyak 47 puskesmas di Kota Makassar berperan aktif dalam berbagai kegiatan, seperti, Senam kebugaran untuk meningkatkan daya tahan fisik jemaah, Imunisasi guna mencegah penyakit menular, dan Pemantauan rutin kondisi kesehatan, terutama bagi jemaah dengan penyakit kronis.

Pada musim haji 2023, Dinas Kesehatan Kota Makassar sukses mempertahankan kesehatan para jemaah, dengan catatan tanpa kasus kematian di antara lebih dari 1.200 jemaah yang diberangkatkan dalam 13 kloter.

dr Nursaidah juga mengungkapkan bahwa strategi utama keberhasilan ini meliputi, Pemantauan intensif terhadap penyakit kronis seperti diabetes dan hipertensi, dan Penyediaan obat-obatan selama perjalanan yang diawasi oleh dokter pendamping.

Selain itu, program pemantauan kesehatan tetap dilanjutkan selama 21 hari pasca-kepulangan untuk memastikan kondisi kesehatan jemaah stabil setelah beradaptasi dengan lingkungan di tanah air.

Komitmen dan kerja keras Dinas Kesehatan Kota Makassar menjadikannya sebagai panutan dalam pelayanan kesehatan haji di Sulawesi Selatan. Dedikasi ini menempatkan Kota Makassar di posisi terdepan dalam penyelenggaraan kesehatan haji, melampaui kota dan kabupaten lain di wilayah tersebut.

Penghargaan ini menjadi motivasi bagi Dinas Kesehatan Kota Makassar untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan haji di masa mendatang. (*/4dv)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com