Provinsi Sulsel pada tahun 2020 mendapatkan Anggaran Dana Desa (ADD) sebanyak 2,3 Triliun rupiah lebih untuk 2.255 desa di Sulsel.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sulsel, Dr Ashari Fakhsirie Radjamilo MSi Mengatakan ADD yang didapatkan Provinsi Sulsel mengalami peningkatan cukup besar dibanding tahun sebelumnya.

“Jadi ADD yang didapatkan Sulsel pada tahun ini sebesar 2,3 Triliun rupiah untuk 2.255 desa disulsel,peningkatan cukup besar dibanding tahun sebelumnya.”Ungkapnya Belum lama ini.

Ia Menyebutkan ada 3 kegiatan yang diwajibkan dalam pendanaan dana desa, yakni, untuk penanganan Covid-19, untuk Kegiatan Padat Karya Tunai (PKT), dan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT).

“Ditengah pandemi covid-19 Kepala desa mau tidak mau, suka tidak suka dituntut menciptakan inovasi untuk desanya agar semakin maju dan sejahtera dengan tetap mengikuti tiga kegiatan wajib dalam penggunaan ADD,” Sebutnya.

Kadis PMD Sulsel Juga Mengaku sejauh ini Kwalitas Sumber Daya Manusia (SDM) aparat desa sudah semakin baik dan maju.

“Saya Melihat dari hasil kunjungan maupun pemantauan, Kwalitas SDM Aparat desa sudah semakin baik dan maju,dengan bimbingan dan pengarahan yang diberikan sehingga mereka melakukan berbagai inovasi untuk desa dan masyarakatnya,” Pungkasnya.

Ia Berharap melalui Pendanaan DD untuk pencegahan dan penanganan covid-19 maka penyebaran virus berbahaya ini dapat ditekan.

“Saya berharap penyebaran virus corona ini dapat ditekan,dan Desa dapat tetap berkembang dan produktif meski ditengah pandemi covid-19,” Tutupnya. [*]