JENEPONTO—Dua kapal yang bersandar di Dermaga Tanrusampe, Kelurahan Pabiringa, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, hangus terbakar pada Sabtu malam (8/8/2026). Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 18.15 Wita itu diduga akibat dibakar orang tak dikenal (OTK).
Kedua kapal tersebut masing-masing merupakan kapal latih perikanan milik SMKN 3 Kelautan Jeneponto dan kapal penangkap ikan milik H. Sarro.
Salah seorang nelayan warga Tanrusampe yang enggan dimediakan identitasnya menceritakan, awal mula kebakaran terjadi saat magrib sekitar pukul 18.15 Wita.
“Api awalnya terlihat dari ruang mesin kapal, kemudian merambat naik ke atas kapal latih perikanan milik SMKN 3 Kelautan, lalu apinya merambat ke kapal ikan milik H. Sarro,” ungkapnya.
Berselang beberapa waktu, mobil Damkar Jeneponto dibantu warga setempat berusaha memadamkan api yang membakar kedua kapal nelayan tersebut.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, kerugian materiel ditaksir mencapai Rp3 miliar dari kapal latih perikanan milik SMKN 3 Kelautan Jeneponto.
Sementara itu, kapal milik H. Sarro mengalami kerugian sekitar Rp80 juta.
Kapal latih perikanan milik SMKN 3 Kelautan Jeneponto diketahui sudah bersandar di Dermaga Perikanan Tanrusampe sekitar 7 tahun dalam kondisi rusak.

Sementara kapal ikan milik H. Sarro juga dalam kondisi rusak dan sudah bersandar di dermaga sekitar 2 tahun lamanya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut atas insiden terbakarnya kedua kapal tersebut. Penyelidikan dilakukan untuk mengungkap apakah kedua kapal sengaja dibakar atau terdapat penyebab lain. (*)













