PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Duga Surat MA Disabotase, Bupati Husnia Talenrang Lapor Polda Sulsel • Pembangunan Daerah Penyangga Sulawesi Selatan • M. Awal Chairuddin Resmi Pimpin Polda Sulsel, Gantikan Djuhandhani • Langgar GSB, Ruko di Hertasning Disegel Pemkot Makassar • PGRI Kelara Gelar Konkercab I, Fokus Perkuat Soliditas dan Profesionalisme Guru • RUU Penyiaran Awasi Konten Digital, JMSI Sulsel Minta Jangan Ganggu Kerja Jurnalistik • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Duga Surat MA Disabotase, Bupati Husnia Talenrang Lapor Polda Sulsel • Pembangunan Daerah Penyangga Sulawesi Selatan • M. Awal Chairuddin Resmi Pimpin Polda Sulsel, Gantikan Djuhandhani • Langgar GSB, Ruko di Hertasning Disegel Pemkot Makassar • PGRI Kelara Gelar Konkercab I, Fokus Perkuat Soliditas dan Profesionalisme Guru • RUU Penyiaran Awasi Konten Digital, JMSI Sulsel Minta Jangan Ganggu Kerja Jurnalistik •
Makassar

Dukung Penurunan Prevalansi Stunting eFishery Bagikan 200 Kg Ikan untuk Warga Sulsel

817
×

Dukung Penurunan Prevalansi Stunting eFishery Bagikan 200 Kg Ikan untuk Warga Sulsel

Sebarkan artikel ini
Dukung Penurunan Prevalansi Stunting eFishery Bagikan 200 Kg Ikan untuk Warga Sulsel
Dessi Hertawati, Manager Government Relation East eFishert; Kurniawan, Government Relation Sulawesi eFishery; M. Firdauz Muttaqin, Deputi Kepala Perwakilan BI Sulsel; Luciana Dita Chandra Murni, Head of Regulatory & Government Affair eFishert; Kaluddin, Kepala Desa Lekopancing Maros; Dr. M Ilyas ST, Msc, Kepala Dinas Kelautan & Perikanan Sulsel; Kurniawati ST (Kabid Perikanan Budidaya DKP Sulsel) sesaat setelah penandatanganan PKS intervensi stunting 30 hari antara eFishery dan pemerintah Desa Lekopancing.

MAKASSAR—eFishery, perusahaan teknologi akuakultur pertama dan paling besar di Indonesia, yang berdiri tahun 2013, turut berpartisipasi dalam upaya penurunan prevalensi stunting di Sulawesi Selatan dengan menyediakan 200 kg ikan yang disalurkan di desa Lekopancing, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Inisiatif ini merupakan bentuk dari kepedulian dan bagian dari tujuan eFishery untuk mendukung penanganan kasus stunting di Indonesia. Inisiatif ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk mencegah dan menurunkan angka stunting.

Berdasarkan hasil Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) Kementerian Kesehatan, Sulawesi Selatan menduduki peringkat ke-10 prevalensi balita stunting tertinggi di Indonesia dengan perolehan 27,2% pada tahun 2022, dengan 14 kabupaten prevalensi balita stuntingnya di atas angka rata-rata provinsi, bahkan di atas angka stunting nasional yaitu 21.6%.

“Sejalan dengan misi yang dimiliki eFishery, yaitu menyediakan kebutuhan pangan dunia melalui akuakultur, kami harap eFishery dapat selalu tumbuh dan senantiasa mendukung program-program pemerintah untuk memberikan dampak signifikan dalam upaya menurunkan prevalensi stunting tidak hanya di Sulawesi Selatan, namun di Indonesia secara keseluruhan,” ujar Head of Regulatory and Government Affairs eFishery, Luciana Dita Chandra Murni, lewat keterangan pers yang diterima Mediasulsel.com, Jum’at (22/12/2023)

Menyediakan 200 kg ikan di desa Lekopancing, Sulawesi Selatan merupakan bentuk kepedulian nyata dari eFishery dalam upaya pengurangan angka stunting nasional serta sebagai bentuk ajakan kepada masyarakat untuk lebih giat mengkonsumsi ikan untuk membangun generasi masa depan Desa Lekopancing untuk tumbuh dan berkembang dengan baik.

“Upaya kami dalam memberantas dan menurunkan angka stunting di Sulawesi Selatan dilakukan dengan salah satunya berkolaborasi dengan berbagai pihak. Upaya kami sendiri sebenarnya telah menghasilkan progress dimana pada tahun 2021 perolehan angka stunting kami di 27.4% dan di tahun 2022 kami memperoleh angka 27.2%. Agar memperoleh hasil yang lebih signifikan, kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada eFishery yang telah ikut serta dalam mendukung penurunan angka stunting di Sulawesi Selatan.” ujar Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulsel, Dr. M Ilyas, ST, M,Sc.

Luciana berharap upaya yang lakukan eFishery untuk Sulawesi Selatan dapat membantu menurunkan angka stunting dan berharap eFishery dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dapat terus berkolaborasi. (70n/AG4YS)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com