MAKASSAR, Pemerintah provinsi sulsel telah menerima surat edaran Dewan Masjid Indonesia (DMI) untuk pelaksanaan sholat jumat berjamaah yang akan dilakukan hari ini

Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah,Mengaku,sangat mendukung surat edaran DMI untuk melaksanakan sholat jumat berjamaah dengan tetap mengikuti protokol kesehatan.

“Saya memberikan dukungan rencana pelaksanaan Salat Jumat, yang akan dilaksanakan di masjid mulai hari ini, sesuai Surat Edaran Dewan Masjid Indonesia (DMI),dan saya harap masjid-masjid menyiapkan dan menatanya dengan baik sesuai protokol kesehatan,Ungkap Nurdin Abdullah.

Ia menyebutkan Masyarakat khususnya umat muslim sangat menantikan agar mesjid segera dibuka untuk sholat berjamaah,apa lagi Terhitung sudah 12 pekan pelaksanaan Salat Jumat ditiadakan.

“Mesjid adalah tempat kita berdoa,tentu umat muslim sangat merindukan untuk bisa kembali melaksanakan sholat jumat secara berjamaah,dengan kondisi Makassar saat ini dan Sulsel secara umum, tinggal bagaimana kita betul-betul melaksanakan protokol kesehatan.tegasnya.

Ketua Gugus tugas percepatan penganan covid-19 ini ,menekankan dalam pelaksanaan sholat jumat berjamaah ada beberapa hal yang menjadi perhatian yang intinya adalah menerapkan protokol kesehatan.

“Hal pertama yaitu jemaah harus menggunakan masker. Yang tidak pakai masker, tidak dibolehkan masuk masjid. Kedua, pengurus masjid juga harus menyiapkan tempat cuci tangan, hand sanitizer, serta scanner.Ketiga, masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan untuk tidak ke masjid. Seperti batuk, demam, pilek, beringus dan sebagainya,Terakhir, panitia harus mengatur jarak jemaah. Masyarakat harus datang dengan tertib, dan panitianya menjaga jarak, mengatur sehingga betul-betul tidak terjadi kontak satu sama lain.Imbuhnya.

“Saya sendiri akan melaksanakan sholat jumat di Masjid Al Markaz Al Islami, Insyaallah, sambil melihat dan memantau keadaan,Tutupnya.