Ini Yang Terjadi Setelah Pandemi Corona Berakhir

0
513

VIDEO – Virus corona telah menjelahi hampir di seluruh penjuru bumi, Ini sangat cepat bayangkan, kurang dari 3 bulan dari pusatnya Wuhan China, kini 180 negara telah porak poranda dibuatnya, termasuk Indonesia.

Virus ini seakan tumbuh subur dan telah menjangkiti jutaan manusia, dan telah menewaskan ratusan ribu jiwa .

Tak hanya itu, Miliaran Manusia seakan dipenjara dalam rumah selama berbulan bulan untuk menghindari paparan virus corona.

Lalu timbul pertanyaan, “kapan ini semua akan berakhir?”

Berbagai prediksi dari para ilmuwan di seluruh dunia pun kemudian muncul, masing-masing memperhitungkan kapan pandemi Virus Corona akan berakhir. Namun untuk saat ini, jawabannya masih abu-abu.

Tak ada satupun yang bisa memprediksi kapan ini berakhir, semua diserahkan ke penduduk bumi. Pasalnya jika manusia masih beraktifitas seperti biasa, berkumpul, nongkrong dan bepergian keluar rumah, maka wabah ini akan sulit diprediksi kapan berakhirnya, apa lagi hingga kini belum ada obat yang spesifik untuk corona dan Vaksin sebagai senjata untuk membunuh virus ini.

Namun demikian, jika kita mampu bertahan dan tidak tereliminasi oleh wabah corona maka diprediksi dunia baru akan kita temui, namun, bukan pindah planet melainkan kebiasaan manusia akan berubah drastis.

Teknologi sensor semakin canggih

Meski teknologi sensor tubuh sudah ada, namun teknologi ini masih kurang banyak diterapkan, sepertinya kita lebih banyak menggunakan teknologi layar sentuh atau tobol seperti pada laptop, lift, pintu dan sebagainya yang mengharuskan kita menyetuh benda tersebut berulang kali.

Namun kini, COVID-19 telah membuat kita memiliki reaksi yang berbeda ketika harus menyentuh suatu permukaan. Kita kini sadar bahwa segala permukaan bisa saja menjadi sumber penyebaran virus.

Maka dari itu, keadaan dunia usai pandemi berakhir, teknologi sensor semakin dikembangkan, diperkirakan kita akan melakukan sentuhan permukaan yang lebih minim. Kemungkinan, teknologi akan terus berevolusi dan memaksimalkan perintah suara ataupun sensor wajah.

Kartu Identitas dilengkapi Chep dan GPS

Setelah pandemi berakhir mungkin pemerintah akan berfikir untuk membuat KTP baru yang dilengkapi GPS dan Chep untuk mengetahui pergerakan manusia.

Data GPS kemudian dapat digunakan untuk melacak di mana orang yang terpapar dan dengan siapa mereka berinteraksi.

Hal ini negara China telah menerapkannya, Kartu identitas warga China sudah dilengkapi dengan feature GPS yang memudahkan pemerintah china mengawasi dan melacak pergerakan warganya.

Belanja Online Akan Makin Marak

Saat ini, kita diharuskan tinggal dirumah,entah sampai kapan, lantas bagaimana dengan persediaan makanan.

Meski bisnis online saat ini juga terpukul oleh wabah ini, namun belanja online masih akan dibuka untuk mensuplai kebutuhan warga yang tinggal dirumah.

Warga yang biasa kepasar tiap hari, kini harus terbiasa belanja melalui aplikasi, hal ini tentu menambah jumlah pengguna aplikasi belanja online secara drastis.

Setelah COVID-19, bisnis ini dprediksi akan tumbuh subur pasca kerajaan corona tumbang, namun begitu, orang sudah terbiasa melakukan belanja online yang tidak mengharuskan mereka berdesakan di pasar.

Pengembangan Rumah Sakit dan Dokter

Saat ini rata-rata rumah sakit diseluruh dunia kewalahan menangani pasien covid 19 yang jumlanya sangat banyak, sakin banyaknya sejumlan rumah sakit membangun tenda, membuat gedung baru, hingga menjadikan hotel, kapal perang, gedung olah raga sebagai rumah sakit darurat.

Pemerintah juga mendatangkan peralatan medis yang cukup besar.

Begitu juga dengan Dokter dan perawat, saat ini merekalah yang berjuang digarda terdepan, saat ini mereka juga kewalahn menghadpi pasien yang segitu banyaknya.

Kedepan Rumah sakit diprediksi semakin baik, dokter dan perawat juga diperbanyak, apalagi sejumlah negara telah membangun rumah sakit baru dengan berbagai teknologi terkini.

Robot akan jadi pekerja

Saat ini ratusan juta pekerja didunia mengalami masa paling sulit, sebagian diliburkan sebagian lainnya di PHK bahkan sejumlah perusaah juga ikut tumbang terkena badai corona.

Hal ini diprediksi akan dimanfaatkan oleh sejumlah perusahaan untuk mengganti karyawannya dengan robot pekerja. hal ini untuk mencegah hal serupa, ketika hal seperti ini terjadi maka perusahaan tetap bisa jalan karena semuanya dikerjakan oleh robot. ini hanya prediksi.

Kerja di rumah

Saat ini sudah banyak karyawan yang dirumahkan bahkan di PHK oleh perusahaan. Tak bisa mencari pekerjaan karena aturan Lockdown atau karantina dirumah memaksa banyak manusia memutar otak untuk bekerja dirumah.

Benruntung sejumlah pekerjaan sudah banyak yang bisa dikerjakan dirumah misalnya menjadi youtuber atau menerima pekerjaan yang bisa dikerjakan dirumah.

Sekolah Online

Entah sampai kapan anak-anak, mahasiswa sekolah dan kuliah dirumah.
tentu ini tidak biasa bagi anak-anak maupun guru, namun ini harus dilakukan untuk mencegah penularan virus.

diperkirakan pengembangan pendidikan lewat jalur online akan semakin maju pasca virus corona berakhir. Anak anak mungkin akan punya pilihan belajar online atau bekajar secar formal, hal ini untuk mengurangi interaksi siswa dikelas yang jumlahnya sangat banyak.

Sebenarnya masih banyak hal lagi yang diperkirakan akan terjadi pasca corona berakhir, tuliskan dikolom komentar.

Ingatlah bahwa perubahan mungkin saja akan terjadi dimasa depan, namun kepedulian kita saat ini sangat dibutuhkan, saling membantu, saling menguatkan, menjaga kebersihan dan kesehatan menjadi modal kita untuk masuk kedunia baru setelah corona berakhir.

Ingatlah Ini akan tercatat dalan sejarah kehidupan manusia, jadikan ini sebagai pelajaran untuk anak cucu dan keturunan kita dimasa depan. [*]