MAKASSAR – Provinsi Sulsel dipercayakan menjadi tuan rumah pelaksanaan hari anak nasional oleh Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Kegiatan ini akan dipusatkan dilapangan Karebosi pada tanggal 23 juli mendatang.
Pelaksana tugas Kepala Dinas Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak (DPPPA)Provinsi Sulsel, Drs Askari M, si, mengatakan, tindak lanjut pelaksanaan Hari Anak Nasional, maka telah dilakukan pertemuan antara Gubernur Provinsi Sulsel dengan deputi tumbuh kembang anak, beberapa waktu lalu, untuk menyampaikan kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan dalam rangkaian acara itu.
“Jadi kami sejauh ini telah memberikan telaah kepada Gubernur Sulsel, termasuk memfasilitasi pertemuan antara Gubernur Sulsel dengan deputi tumbuh kembang anak, Rosalina, untuk melaporkan persiapan kegiatan ini, dan sejauh ini Gubernur Sulsel sangat mendukung dan meresponnya dengan sangat baik.” Ungkap Askari.
“Pelaksanaan hari anak nasional ini nantinya akan dihadiri gubernur dan bupati,walikota se Indonesia, serta sekitar 5.000 anak, dengan berbagai rangkaian kegiatan didalamnya seperti festival anak, out bond, penyerahan penghargaan kabupaten dan kota layak anak, serta kegiatan lainnya,” Lanjutnya
Askari lebih jauh mengaku, pada pertemuan itu, Gubernur Sulsel berharap dan menekankan agar pembentukan karakter anak yang mandiri dan berakhlak mulia menjadi perhatian, karena itu sangat penting.
“Gubernur Sulsel menekankan pembentukan karakter anak sangat penting,sebagaimana yang ada dinegara-negara maju, seperti jepang maupun dieropa, ” tegasnya.
Pemerintah Provinsi Sulsel akan mendukung dan mengsupport penuh agar hari anak nasional di sulsel berjalan sukses dan lancar bahkan menjadi contoh tuan rumah terbaik. [UDN]







