MAKASSAR—Kepala Dinas Perhubungan Sulawesi Selatan Muhammad Arafah mengaku akan tetap menerima setiap aspirasi dan masukan dari organda terkait dengan jalur atau rute teman bus melalui program Buy The Service pada trans mamminasata.
Muhammad Arafah mengaku asosiasi organda meminta agar rute teman bus dikaji ulang sehingga dapat memberi ruang bagi angkutan umum.
“Aspirasi dari teman asosiasi terkait dengan rute, jadi minta rutenya dikaji ulang, mereka harap halte yang ada tidak semua disinggahi sehingga memberi ruang teman angkutan kota hidup dan beroperasi dan ini kita coba akomodir dan diskusikan karena ini adalah program kementrian perhubungan (kemenhub),” ungkapnya belum lama ini.
Arafah menjelaskan, untuk koridor dua tujuan Mall Panakkukang ke bandara sultan hasanuddin makassar terlalu panjang beririzan dengan angkutan umum serta banyak haltenya.
“Ada yang beririzan panjang dengan jalur angkutan umum seperti dijalan perintis yang di lewati koridor dua MP bandara, dan ini terlalu panjang irizannya dan terlalu banyak haltenya sehingga perlu dievaluasilah jangan terlalu banyak haltenya,” jelasnya.
Lebih jauh Kadishub sulsel mengatakan pada prinsipnya organda mendukung program pemerintah pusat ini.
“Pada prinsipnya mereka dukung program pemerintah pusat ini karena masyarakat juga butuh dan banyak yang nikmati, dan sebelum beroperasi kita juga sudah ada kesepakatan awal,” tuturnya.
Ia menambahkan rencana teman bus yang gratis selama tiga bulan akan dibahas lebih lanjut.
“Tadinya rencana tiga bulan tapi teman asosiasi jangan terlalu lama karena biar bagaimana berpotensi masyarakat gunakan semua,” pungkasnya. (*)













