Kapolda Sulsel Resmikan Pekarangan Pangan Lestari dan Rumah Bibit Kelompok Wanita Tani Anging Mamiri
Kapolda Sulsel, Irjen Pol. Drs. Merdisyam resmikan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) DAN Rumah Bibit Kelompok Wanita Tani Angin Mammiri Makassar yang digagas PD Bhayangkari Sulsel, di Lapangan tenis Anging Mammiri, Asrama Toddopuli Makassar Jl. Toddopuli raya Makassar, Senin (5/4/2021)

MAKASSAR—Kapolda Sulsel, Irjen Pol. Drs. Merdisyam resmiKan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) DAN Rumah Bibit Kelompok Wanita Tani Angin Mammiri Makassar yang digagas PD Bhayangkari Sulsel, di Lapangan tenis Anging Mammiri, Asrama Toddopuli Makassar Jl. Toddopuli raya Makassar, Senin (5/4/2021)

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Bhayangkari Daerah Sulsel, Shanty Merdisyam, Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Drs. Halim Pagarra, Wali Kota Makassar, Danny Pomanto, Dir Binmas Polda Sulsel, Kombes Pol. Andi Heru Santo, Dir Lantas Polda Sulsel, Kombes Pol. Frans Sentoe, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E.Zulpan dan Kadis Pertanian Provinsi Sulsel, Andi Ardin Tjahjo.

Dalam sambutannya Kapolda Sulsel menyampaikan bahwa Rumah Bibit kelompok tani Anging Mammiri yang digagas pengurus PD Bhayangkari ini dapat menadi solusi dari situasi pandemi Covid-19 yang dirasakan masyarakat saat ini.

Menurut Irjen Pol Merdisyam, program tersebut sejalan program Kapolri yakni pembentukan Kampung Tangguh Nusantara (KTN) atau Balla Ewako di Sulsel. Ia menyebut bahwa program Balla Ewako saat ini telah berjumlah 2,814 Posko, yang tersebar di 24 kabupaten dan kota .

“Ya tentunya kita berharap Rumah bibit Kelompok Tani anging Mammiri ini juga dapat memberi kontribusi Positif terhadap situasi yang kita alami saat ini,” kata Kapolda Sulsel.

Kapolda Sulsel juga berharap agar masyarakat luas mendukung Program Rumah Bibit ini. Menurutnya program ini tidak dapat berlangsung lancar tanpa dukungan masyarakat luas.

“Terima kasih pada Ketua dan Pengurus Bhayangkari atas sumbangsih dan pengabdiannya, semoga PD Bhayangkari dapat terus meningkatkan kontribusinya terhadap kesejahteraan keluarga besar Polri di masa mendatang,” harap Kapolda.

Sementara itu Ketua PD Bhayangkari Sulsel Shanty Merdisyam menjelaskan, luas area yang menjadi kawasan rumah bibit ini sebesar 100 M2, di dalam terdapat sumbangan dari Dinas Ketahan Pangan berupa 103 pohon 1 unit modul Hidroponik 28 pohon, kelompok tani 105 jenis Pohon, sumbangan Kepala Asrama, 50 jenis tanaman, dan dari pengurus kebudayaan 200 jenis Pohon dan 162 bibit hidroponik dan hidroponik siap panen 28 pohon.

Jumlah benih yang berada di dalam rumah bibit sebanyak 669 Pohon, jumlah bibit hidroponik 162 pohon, dan jumlah tanaman hidroponik siap panen 28 pohon.

“Terima kasih juga pada Kapolda yang memberi Izin memanfaatkan lahan kosong yang berada di Asrama Toddopuli Makassar juga penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemkot Makassar yang telah membantu kami mewujudkan pembangunan rumah bibit beserta fasilitas pendukungnya,” ungkap Shanty.

Ditemui disela acara peresmian, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E. Zulpan mengatakan, gagasan Pembangunan Pekarangan Pangan lestari (P2L) beserta Rumah Bibit oleh PD Bhayangkari Sulsel sejalan dengan Program Pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan dan gizi keluarga.

Dikatakannya Program ini dapat membantu pemerintah mengatasi krisis pangan. hal ini juga sesuai dengan kebijakan Kapolri yang mengizinkan masyarakat untuk memanfaatkan lahan kosong milik Polri untuk menjaga ketahanan pangan nasional.

“Harapannya program ini juga dikembangkan oleh seluruh keluarga besar Polda Sulsel dan masyarakat luas serta dapat menjadi tempat sarana Edukasi untuk belajar cara menumbuhkan benih, merawat bibit sampai menikmati hasilnya,” kata Zulpan. (*/70n)