PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Perang Hotel di Makassar Makin Panas, Artha Kencana Ganti Bendera Jadi Horison InnDari Balik Lapas Polewali, WBP Dibekali Jalan Baru Jadi Pekerja MigranAppi Siapkan Ranch Sapi di TPA Tamangapa, Akhiri Sapi Makan SampahNurma Ditahan, TS Dilepas: Kasus Dugaan Pengeroyokan di Tamalanrea DipertanyakanGedung Pemuda Toraja Utara Tak Lagi Sekadar Tempat Rapat, Kini Jadi Ruang Bisnis Anak MudaBupati Pangkep Bidik Ratusan Ribu Ton Garam, 700 Hektare Lahan Masih MenganggurPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Perang Hotel di Makassar Makin Panas, Artha Kencana Ganti Bendera Jadi Horison InnDari Balik Lapas Polewali, WBP Dibekali Jalan Baru Jadi Pekerja MigranAppi Siapkan Ranch Sapi di TPA Tamangapa, Akhiri Sapi Makan SampahNurma Ditahan, TS Dilepas: Kasus Dugaan Pengeroyokan di Tamalanrea DipertanyakanGedung Pemuda Toraja Utara Tak Lagi Sekadar Tempat Rapat, Kini Jadi Ruang Bisnis Anak MudaBupati Pangkep Bidik Ratusan Ribu Ton Garam, 700 Hektare Lahan Masih Menganggur
Sulsel

Kapolda Sulsel Kunjungi Rumah Duka Bripda Dirja Pratama di Pinrang, Satu Bribda Jadi Tersangka Penganiayaan

284
×

Kapolda Sulsel Kunjungi Rumah Duka Bripda Dirja Pratama di Pinrang, Satu Bribda Jadi Tersangka Penganiayaan

Sebarkan artikel ini
Kapolda Kunjungi Rumah Duka
Kapolda Sulsel, Djuhandhani Rahardjo Puro saat mengunjungi rumah duka almarhum Bripda Dirja Pratama di Kabupaten Pinrang, Senin (23/2/2026).

PINRANG – Kapolda Sulsel, Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro mengunjungi rumah duka almarhum Bripda Dirja Pratama di Kabupaten Pinrang, Senin (23/2/2026). Dalam kunjungan tersebut, Kapolda memastikan penanganan perkara dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Sulsel menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga korban. Ia juga menegaskan komitmen institusi untuk mengusut tuntas dugaan tindak pidana yang menyebabkan meninggalnya almarhum.

Berdasarkan hasil pemeriksaan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulsel, ditemukan sejumlah luka lebam pada tubuh korban yang mengindikasikan adanya dugaan penganiayaan.

“Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Biddokkes, ditemukan beberapa lebam dan kami yakini itu akibat penganiayaan,” ujar Kapolda.

Melalui Bidpropam bersama Direktorat Reserse Kriminal Umum, penyidik telah menetapkan satu orang tersangka berinisial P berpangkat Bribda, yang diketahui merupakan senior korban. Penetapan tersangka dilakukan berdasarkan alat bukti yang sah serta kesesuaian antara keterangan tersangka dengan hasil pemeriksaan medis.

“Dari keterangan tersangka yang telah dibuktikan penyidik serta hasil pemeriksaan medis, terdapat kesesuaian. Sehingga dapat diyakini Saudara P adalah pelakunya dan akan diproses lebih lanjut,” tegasnya.

Meski demikian, penyidik tidak berhenti pada satu tersangka. Saat ini, lima orang lainnya masih menjalani pemeriksaan intensif guna mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam peristiwa tersebut.

Kapolda juga menegaskan, pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap anggota yang terbukti melakukan pelanggaran, baik pidana maupun disiplin dan kode etik.

“Kami tidak akan memberikan kompromi bagi anggota yang melanggar aturan, apalagi tindak pidana. Proses akan berjalan profesional dan transparan, baik secara pidana maupun melalui mekanisme kode etik,” tandasnya.

Kunjungan Kapolda bersama sejumlah Pejabat Utama Polda Sulsel, seperti Karo SDM, Dirsamapta, Kabiddokkes, Kabidhumas, Kabidpropam, Dansatbrimob, dan Kaspn, menjadi penegasan keseriusan institusi dalam menangani kasus tersebut serta memberikan perhatian kepada keluarga almarhum. (Cr/Ag4ys)

Citizen Reporter : Muh. Aris

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com