PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.KPK Kembali OTT Kepala Daerah, Bupati Bolmut DiamankanBansos Masuk Era Digital, Gus Ipul Kerahkan Tetangga Jadi Mata Data PemerintahKecamatan Manggala Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di BatuaAppi Minta Dunia Pendidikan Makassar Tak Gagap Hadapi Era AI, Karakter Tetap Jadi PeganganManna Coffee House, Jejak Riyan Mengembangkan Kopi Toraja dari Hulu hingga KedaiAndi Sudirman Masih Rahasiakan Calon Pj Sekda Sulsel, Tunggu Jufri Rahman PurnabaktiPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.KPK Kembali OTT Kepala Daerah, Bupati Bolmut DiamankanBansos Masuk Era Digital, Gus Ipul Kerahkan Tetangga Jadi Mata Data PemerintahKecamatan Manggala Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di BatuaAppi Minta Dunia Pendidikan Makassar Tak Gagap Hadapi Era AI, Karakter Tetap Jadi PeganganManna Coffee House, Jejak Riyan Mengembangkan Kopi Toraja dari Hulu hingga KedaiAndi Sudirman Masih Rahasiakan Calon Pj Sekda Sulsel, Tunggu Jufri Rahman Purnabakti
Nasional

KPK Kembali OTT Kepala Daerah, Bupati Bolmut Diamankan

4
×

KPK Kembali OTT Kepala Daerah, Bupati Bolmut Diamankan

Sebarkan artikel ini
Jubir KPK
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Insert - Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sulawesi Utara, Sirajudin Lasena. (Foto:repro-red)

JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap kepala daerah. Kali ini, Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sulawesi Utara, Sirajudin Lasena, diamankan bersama 13 orang lainnya, Senin (21/9/2026).

Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan uang tunai ratusan juta rupiah yang diduga berkaitan dengan perkara yang tengah didalami.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, 14 orang diamankan dalam OTT yang berlangsung di tiga wilayah, yakni Jakarta, Bolaang Mongondow Utara, dan Gorontalo.

“Dalam peristiwa tangkap tangan ini, tim juga mengamankan barang bukti di antaranya uang tunai dalam bentuk rupiah dengan senilai ratusan juta rupiah,” kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (21/9/2026).

Budi mengungkapkan, OTT tersebut diduga berkaitan dengan penerimaan oleh penyelenggara negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolmut. Penerimaan itu diduga berhubungan dengan proyek-proyek yang berada di wilayah Bolmut.

Dari 14 orang yang diamankan, lima orang telah dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan intensif. Salah satunya adalah Bupati Bolmut Sirajudin Lasena.

Sementara itu, delapan orang lainnya diamankan di wilayah Bolmut dan satu orang di Gorontalo. Mereka masih menjalani permintaan keterangan awal di kepolisian setempat.

“Untuk pihak-pihak lainnya juga dilakukan permintaan keterangan awal di polres ataupun di polda setempat,” ujar Budi.

KPK kini masih menentukan siapa saja dari pihak yang diamankan di daerah yang akan dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan. KPK menyatakan perkembangan mengenai pihak-pihak yang dibawa dari Manado maupun Gorontalo akan disampaikan kemudian.

OTT ini menjadi langkah terbaru KPK dalam menindak dugaan penerimaan yang berkaitan dengan proyek pemerintah daerah. Status hukum para pihak yang diamankan masih menunggu hasil pemeriksaan dan gelar perkara KPK. (Ag4ys/B-Network)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Kirim Komentar

📢 Mohon utamakan adab, etika, dan sopan santun dalam berkomentar. Semua komentar akan melewati proses moderasi sebelum diterbitkan.

Konten dilindungi © Mediasulsel.com