PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • LPS Tanamkan Budaya Menabung ke 1.000 Pelajar Sulsel • Ari Ashari Ilham Tekankan Pengawasan DPRD Harus Berdampak pada Pelayanan Publik • Munafri Bawa Makassar Raih Penghargaan Kota Terbaik TP2DD 2026 • Andi Sudirman Ungkap Strategi Sulsel Percepat Ekonomi dan Keuangan Digital • 593 Anggota BPD Jeneponto Dilantik, Paris Yasir Tekankan Amanah dan Sinergi Desa • Kredit Rp4,875 Miliar Macet, BPK Bongkar Celah Pencairan Bank Sulselbar Bone • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • LPS Tanamkan Budaya Menabung ke 1.000 Pelajar Sulsel • Ari Ashari Ilham Tekankan Pengawasan DPRD Harus Berdampak pada Pelayanan Publik • Munafri Bawa Makassar Raih Penghargaan Kota Terbaik TP2DD 2026 • Andi Sudirman Ungkap Strategi Sulsel Percepat Ekonomi dan Keuangan Digital • 593 Anggota BPD Jeneponto Dilantik, Paris Yasir Tekankan Amanah dan Sinergi Desa • Kredit Rp4,875 Miliar Macet, BPK Bongkar Celah Pencairan Bank Sulselbar Bone •
Sulsel

Kapolda Sulsel Tegaskan Komitmen Dukung Visi Indonesia Emas, Dorong Polri Lebih Humanis dan Bebas Pungli

1116
×

Kapolda Sulsel Tegaskan Komitmen Dukung Visi Indonesia Emas, Dorong Polri Lebih Humanis dan Bebas Pungli

Sebarkan artikel ini
Kapolda Sulsel Tegaskan Komitmen Dukung Visi Indonesia Emas, Dorong Polri Lebih Humanis dan Bebas Pungli
Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., menegaskan komitmennya untuk membawa jajaran Polda Sulsel sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045. Hal itu disampaikan dalam kegiatan Commander Wish di Hotel Harper Perintis Kemerdekaan, Makassar, Selasa (4/11/2025).

MAKASSAR—Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., menegaskan komitmennya untuk membawa jajaran Polda Sulsel sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045. Hal itu disampaikan dalam kegiatan Commander Wish di Hotel Harper Perintis Kemerdekaan, Makassar, Selasa (4/11/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Nasri, Irwasda Kombes Pol. Ai Afriandi, para pejabat utama, Kapolres jajaran, serta perwakilan Satker Polda Sulsel. Sementara personel Polres di seluruh wilayah mengikuti kegiatan ini secara virtual melalui zoom meeting.

Dalam arahannya, Irjen Pol. Djuhandhani menekankan pentingnya dukungan penuh seluruh jajaran Polri terhadap kebijakan Presiden dan Wakil Presiden. Menurutnya, stabilitas keamanan menjadi kunci utama dalam mewujudkan visi pembangunan nasional.

“Kamtibmas yang kondusif adalah prasyarat penting bagi kemajuan bangsa. Karena itu, kita semua harus bekerja sama dan bekerja keras menjaga keamanan serta ketertiban di Sulawesi Selatan,” ujar Kapolda.

Ia juga menegaskan bahwa Polri harus hadir sebagai pelayan publik yang cepat, mudah, transparan, dan bebas dari praktik pungutan liar maupun percaloan.

“Pelayanan publik harus sederhana dan humanis. Tidak boleh lagi ada pungli, calo, sikap kasar, koruptif, atau arogan. Setiap personel wajib menjunjung tinggi nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya,” tegasnya.

Dalam aspek penegakan hukum, Kapolda mengingatkan jajarannya untuk menjunjung tinggi keadilan tanpa pandang bulu.

“Penegakan hukum tidak boleh tumpul ke atas dan tajam ke bawah. Hukum harus berdiri tegak untuk melindungi hak semua orang,” tegasnya.

Lebih jauh, Irjen Pol. Djuhandhani juga mendorong penerapan konsep predictive policing atau pemolisian prediktif sebagai upaya menciptakan keteraturan sosial dan mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.

Pada kesempatan itu, Kapolda Sulsel memperkenalkan Sembilan Program Kebijakan Kapolda Sulsel sebagai arah baru dalam meningkatkan kinerja dan pelayanan publik di jajaran Polda Sulsel.

Menutup arahannya, Kapolda mengajak seluruh personel untuk memperkuat soliditas internal serta terus mendukung program pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Laksanakan tugas dengan ikhlas, profesional, dan bertanggung jawab. Polri harus menjadi garda terdepan menjaga kepercayaan masyarakat,” tutup Kapolda Sulsel. (4r5/Ag4ys/4dv)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com