MEDIASULSEL.COM—Obat paracetamol adalah salah satu jenis obat yang sudah sangat familiar di telinga para masyarakat. Lantaran obat satu ini memiliki banyak manfaat seperti untuk meredakan demam, meredakan nyeri, baik itu nyeri haid hingga sakit gigi.
Jika Anda atau keluarga yang Anda miliki sedang merasakan sakit atau merasa kurang fit, Anda dapat segera melakukan konsultasi dokter online agar mendapatkan diagnosa dari dokter serta mendapatkan resep obat sesuai dengan keluhan yang Anda miliki.
Obat paracetamol atau acetaminophen sendiri tersedia dalam berbagai bentuk obat, seperti tablet, tetes, drops, infus, sirop, hingga suppositoria. Obat satu ini termasuk kedalam kategori obat analgetik dan antipiretik dan dapat digunakan oleh anak-anak maupun orang dewasa.
Untuk mengetahui lebih jauh mengenai informasi seputar obat paracetamol, baik itu mengenai kandungan, manfaat, hingga jenis-jenisnya, simak penjelasan artikel berikut sampai tuntas ya!
Manfaat Obat Paracetamol
Melalui penjelasan di atas, Anda sudah dapat mengetahui sekilas mengenai manfaat dari obat paracetamol. Dimana, obat paracetamol dapat meredakan nyeri ringan hingga nyeri sedang di berbagai area tubuh seperti sakit kepala, sakit gigi, nyeri otot, radang sendi, sakit punggung.
Selain itu, paracetamol juga dapat digunakan untuk meredakan sakit nyeri yang diakibatkan oleh menstruasi pada wanita, rasa sakit di beberapa bagian tubuh yang diakibatkan oleh flu dan pilek, serta untuk meredakan nyeri di area suntikan setelah vaksinasi. Obat paracetamol juga berguna untuk menurunkan demam karena sifatnya yang antipiretik.
Selain digunakan untuk meredakan penyakit demam dan nyeri, obat paracetamol juga memiliki manfaat lainnya seperti untuk mengendalikan kadar gula darah dan menjaga fungsi otot. Paracetamol juga dinilai bisa memberikan perlindungan terhadap kesehatan jantung dan otak karena sifat nya yang antioksidan.
Kandungan Obat Paracetamol
Kandungan dari obat paracetamol sendiri akan berbeda di setiap jenisnya, di antaranya adalah sebagai berikut.
1. Paracetamol Tablet
Untuk paracetamol jenis tablet memiliki kandungan paracetamol sebanyak 500 mg.
2. Paracetamol Kaplet
Untuk paracetamol jenis kaplet memiliki kandungan paracetamol sebanyak 500 mg.
3. Paracetamol Sirup
Untuk jenis paracetamol jenis sirup memiliki kandungan paracetamol sebanyak 120 mg / 5 ml.
4. Paracetamol Drops
Untuk jenis paracetamol jenis drops memiliki kandungan paracetamol sebanyak 60 mg / 0.6 ml.
5. Paracetamol Infus
Untuk jenis paracetamol jenis infus memiliki kandungan paracetamol sebanyak 1 g / 100 ml.
Dosis dan Aturan Pakai Obat Paracetamol
Dosis dan aturan pakai obat paracetamol sendiri akan memiliki perbedaan pada setiap jenisnya, berikut adalah penjelasannya.
1. Obat Paracetamol Jenis Kaplet dan Tablet
Dewasa dan anak di atas 12 tahun: 1-2 tablet atau kaplet, dan diminum sebanyak 3 sampai 4 kali per hari
Anak usia 6 sampai 12 tahun: ½ sampai 1 tablet atau kaplet, dan diminum sebanyak 3 sampai 4 kali per hari
2. Obat Paracetamol Jenis Sirup
- Anak 9 sampai 12 tahun: 3 sampai 4 sendok takar (15 sampai 20 ml), dan diminum sebanyak 3 sampai 4 kali per hari
- Anak 6 sampai 9 tahun: 2 sampai 3 sendok takar (10 sampai 15 ml), dan diminum sebanyak 3 sampai 4 kali per hari
- Anak 2 sampai 6 tahun: 1 sampai 2 sendok takar (5 sampai 10 ml), dan diminum sebanyak 3 sampai 4 kali per hari
- Anak 1 sampai 2 tahun: 1 sendok takar (5 ml), dan diminum sebanyak 3 sampai 4 kali per hari
- Anak di bawah 1 tahun: ½ sendok takar (2,5 ml), dan diminum sebanyak 3 sampai 4 kali per hari
3. Obat Paracetamol Jenis Drops
- Anak 3 sampai 6 tahun: 1.2 ml drops, dan diminum sebanyak 3 sampai 4 kali per hari
- Anak 1 sampai 2 tahun: 0.6 sampai 1.2 ml drops, dan diminum sebanyak 3 sampai 4 kali per hari
- Anak di bawah 1 tahun: 0.6 ml drops, dan diminum sebanyak 3 sampai 4 kali per hari
4. Obat Paracetamol Jenis Infus
- Dewasa dengan berat badan 33-50 kg: 15 mg/kg BB, dan diberikan tiap 4 sampai 6 jam jika perlu. Maksimal 3 g per hari
- Dewasa dengan berat badan lebih dari 50 kg: 1 g, dan diberikan tiap 4 sampai 6 jam jika perlu. Maksimal 4g per hari
- Neonatus cukup bulan serta anak dengan berat badan kurang dari 10 kg: dosis tunggal 7,5 mg/kg BB, dan diberikan tiap 4 jam. Maksimal 30 mg/kg BB per hari
- Anak dengan berat badan 10-33 kg: dosis tunggal 15 mg/kg BB, dan diberikan tiap 4 jam. Maksimal 2 g per hari
- Anak dengan berat badan 33-50 kg: dosis tunggal 15 mg/kg BB, dan diberikan tiap 4 jam. Maksimal 3 g per hari
Efek Samping Obat Paracetamol
Adapun beberapa efek samping dari penggunaan obat paracetamol, di antaranya adalah sebagai berikut.
- Leukopenia, yaitu jumlah leukosit kurang dari normal
- Trombositopenia, yaitu jumlah trombosit kurang dari normal
- Nyeri dan sensasi terbakar di area suntikan
- Gangguan saluran cerna seperti mual, muntah, dan sembelit
- Gangguan sistem saraf seperti sakit kepala
- Gangguan kejiwaan seperti insomnia
- Gangguan kulit dan jaringan subkutan seperti gatal dan kemerahan pada kulit
- Hipotensi yaitu tekanan darah rendah, dan takikardia yaitu denyut jantung di atas normal. Kedua efek samping ini jarang terjadi
Itulah informasi mengenai manfaat dan kandungan dari obat paracetamol yang perlu Anda ketahui. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat untuk Anda!. (*)

















