Fadli Ajak Kolega Turun di Lokasi Gempa Mamuju
dr. Fadli Ananda, Dokter Spesialis Kandungan di Makassar

MAMUJU—Menyadari minimnya relawan spesialis Obgin yang ada di kota Mamuju dan menduga tingginya ibu hamil yang akan membutuhkan tindakan obstektrik (bedah kedokteran yang khusus mempelajari cara memperlakukan wanita hamil dan kandungannya-red) akan membengkak, Dokter Spesialis Kandungan kota Makassar, dr. Fadli Ananda, mengajak sejumlah koleganya untuk turun ke lokasi gempa Mamuju

“Makanya, saya mengajak kolega yang sedang memiliki waktu luang untuk turun di lokasi gempa membantu korban dan warga terdampak gempa khususnya untuk layanan obstestri,” jelas Fadli, usai melakukan operasi caesar salah satu ibu hamil terdampak gempa, di RS Regional Mamuju, Minggu malam, (17/1).

Fadli yang terjun sebagai relawan bersama Tim Medis Perkumpulan Obstetri Dan Ginekologi Indonesia (POGI) Sulsel, mengaku sejumlah kelengkapan medis seperti linen dan baju operasi juga cukup terbatas.

Meski ikut berduka dengan apa yang terjadi di Mamuju, Fadli mengaku kondisi fasilitas layanan kesehatan di Mamuju paska gempa masih jauh lebih baik dibanding yang terjadi pada gempa Palu, 2018 silam.

“Ini perlu disyukuri, fasilitas yang ada di tengah bencana kali ini masih sangat lumayan. Kami masih bisa bekerja dengan alat memadai. Kondisi kesiapan layanan kesehatan sangat memadai,” sambung mantan calon Wakil Wali Kota Makassar Makassar ini, yang belum bisa memastikan berapa lama akan tinggal di Mamuju.

“Jika bencana terjadi, dokter setempat biasanya masih mengalami trauma bencana. Di situlah pentingnya kehadiran relawan dari luar untuk menutup kondisi itu,” tukas pemilik RSIA Ananda Makassar itu.

Sejawat Dokter Fadli, Hisbullah Amin, yang juga sudah berada di lokasi gempa mengaku bersyukur dengan tambahan tenaga dari POGI Sulsel, olehnya itu Hisbullah menghimbau agar korban yang membutuhkan tindakan obststri di tenda-tenda pengungsian bisa langsung dirujuk ke RS Regional.

“Saya sampaikan kepada relawan medis yang melakukan pemeriksaan di tenda-tenda, agar korban yang membutuhkan tindakan obstestri spesialis, bisa langsung merujuknya ke RS Regional Mamuju,” tegas dr Hasbullah Amin. (*/70n)