MAKASSAR—Belum lama ingin beredar kabar melalui beberapa WA grup yang ‘membocorkan’ skandal dana BUMN untuk Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang disalurkan ke Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, diselewengkan.
Berita yang bermula dari pemberitaan salah satu media online itu, membuat heboh dikalangan Wartawan, khususnya anggota PWI lewat WA grup Warga PWI.
Menurut berita media online itu, sejumlah oknum ditenggarai telah menyelewengkan dana CSR BUMN yang telah dicairkan ‘cash back’ berkat bantuan oknum di Kementerian BUMN sebesar Rp4,6 miliar dengan 3 kali pencairan masing masing Rp1,8 M dua kali dan Rp1 M dari bantuan total Rp6 M untuk 30 PWI Provinsi hingga Juli 2024.
Namun, menurutnya, saat ini baru 10 PWI Provinsi yang melaksanakan UKW.
Menanggapi berita tersebut, Ketua Umum (Ketum) PWI Pusat, H. Henri Ch Bangun yang dihubungi lewat WA mengatakan, kasus ini lagi ditangani secara internal oleh Dewan Kehormatan PWI Pusat. Namun demikian, menurutnya, Fakta dan data yang diberitakan itu, ngawur.
“Sementara ini tidak ada tanggapan karena sedang dalam proses internal di Dewan Kehormatan PWI. Tapi sekadar info, fakta dan datanya ngawur,” tulis Ketum PWI Pusat kepada Ketua Dewan Penasehat PWI Sulsel, Andi Pasamangi Wawo, Sabtu sore (6/4/2024) dalam kapasitasnya sebagai Wartawan yang melakukan konfirmasi.
Sementara Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat, Sasongko mengakui pihaknya saat ini sementara menyikapi dan mendalami untuk ditangani sesuai ketentuan organisasi, dengan tetap memegang azas praduga tak bersalah.
“Hasilnya, nanti sesudah lebaran,” kuncinya. (4P)

















